post image

47 Sekolah di Kabupaten Kampar Ikuti Adiwiyata 2015

Kamparkab - Sebanyak 43 sekolah di  14 kecamatan dari 21 kecamatan di Kabupaten Kampar akan mengikuti program sekolah berbasis lingkungan yang dikenal dengan sebutan Sekolah berbasis adiwiyata.
47 sekolah yang mengikuti program adiwiyata tersebut terdiri dari 24 sekolah dibawah naungan  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kampar dan 23 sekolah dibawah naungan Kementrian agama Kabupaten Kampar.
 
Demikian disampaikan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Kampar, Willem Tarigan melalui Kepala Bidang Pemantauan Lingkungan H Rahmad Junaidi didampingi Kepala Sub Bidang Pemantauan kualitas lingkungan, Idrus, kepada kamparkab, baru-baru ini di Bangkinang.

“Kita telah menginfentarisir daftar sekolah yang menyatakan kesediaanya untuk mengikuti program adiwiyata ini dan kita akan melakukan verifikasi 47 sekolah tersebut sebagai studi kelayakan mngikuti program tersebut,” ujar Rahmad Junaidi.

Dikatakan, bahwa 47 sekolah yang akan mengikuti verifikasi ini sesuai dengan hasil keputusan rapat koordinasi pihak BLH Kabupaten Kampar sebagai penanggung jawab program adiwiyata ini bersama tim penilai program Adiwiyata Kabupaten Kampar, Rabu (11/3/2015) lalu di Kantor Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Kampar Jalan A Yani Bangkinang.

Menurut Rahmad, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan di tingkat provinsi maupun nasional, pihaknya bersama tim penilai program adiwiyata Kabupaten Kampar akan melakukan verifikasi 47 sekolah yag akan mengikuti program adiwiyata tersebut pada  Maret 2015. Selanjutkan akhir Maret 2015  hasil verifikasi 47 sekolah tersebut sudah dilaporkan ke tingkat provinsi.

Adapun 47 sekolah diantaranya, yaitu SMAN 1 Siak Hulu, MTS Nurul Falah Sibiruang, MTS Nurul Jadid Tapung, MA Mualimin Bangkinang Kota, SMPN 1 Salo, MA Daruun Nahdah Thawalib Bangkinang, SDN 004  Tabing, SDN 002 Sipungguk, MTS Himmatul Ummah, SMP IT Al-Uswah, SMPN 1 Bangkinang, SMAN 1 Tambang, MAN Kampar, SMAN 2 Bangkinang Kota, MA Kampar Timur, SDN 015 Koto Perambahan, MTS Padang Mutung, SDN 009 Terantang, MTS Terantang, MA terantang, MTS Al Islam Rumbio, MI Aur Sati, SDN 025 Tambang, SDN 003 Koto Perambahan dan SDN 020 Kualu Nenas.

Kemudian MTS Kuntu, MTSN Lipat Kain, SDN 005 Empat Balai Kuok, SDN 014 Kumantan Bangkinang kota, SDN  019 Muhammadiyah Bangkinang Kota, MI Nurul Jadid, MI Mathalabul Ulum, SDN 004 Salo, SDN 002 Terpadu Kuok, SDN 006 Salo, SDN 018 Kuok, SDN 015 Kuok, SDN 004 Pulau Tarap, MYS Sungai Tonang, MTS Sawah, MTS PPMTI Tanjung Berulak, SDN 002 Air Tiris,  SDN 006 Limau Manis, MIM Simpang Kubu, MTSM Penyasawan, dan  SMAN 1 Kampar Kiri Tengah.

Verifikasi terhadap 47 sekolah yang dilakukan oleh tim penilai Adiwiyata Kabupaten Kampar,  dilaksanakan mulai Senin (16/3/2015)   sampai dengan Rabu (25/3/2015) lalu.

Lebih lanjut disampaikan, sekolah-sekolah di Kabupaten Kampar saat ini memiliki  animo yang sangat tinggi ingin mengikuti program adiwiyata ini, dimana pada tahun 2014 lalu hanya 19 sekolah yang mengikuti program ini tetapi tahun 2015 ini terdapat 47 sekolah yang ikut terlibat dalam program adiwiyata ini. “Artinya kita cukup puas dan berbangga karena animo sekolah yang mengikuti program ini meningkat lebih dari 100 persen dari tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Dalam program Adiwiyata ini, sistem penilaiannya secara SOP-nya sudah diatur sesuai dengan standar nasional. Secara garis besar, dalam penilaian ada empat indikator yang akan dinilai, yaitu, Kebijakan Sekolah berbasis lingkungan, Pelaksanaan Kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan partisipatif yang berbasis lingkungan dan pengelolaan sarana pendukung lainnya yang berbasis lingkungan. “Tapi yang jelas tim penilai yang akan melakuka verifikasi tingkat kabupaten, akan melakukan penilaian sambil melakukan pembinaan,” terangnya.(ara)

Berita Terkait