post image

Bappeda Dan MCC Gelar Sosialisasi Tata Ruang

Bangkinang Kota - Menginggat pentingnya peran serta segenap element masyarakat dalam penataan ruang, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kampar menggelar  sosialisasi  tahap 1 pengenalan tata ruang dan peran serta masyarakat dalam proses perencanaan penataan ruang di daerah.

Dimana Kegiatan yang kerjasama Pemerintah Indonesia melalui Bapppenas dengan Amerika Serikat melalui Mellenium  Challenge Corporation (MCC) tersebut diiukuti ini diikuti oleh OPD, Perwakilan Desa, Pendamping Desa dan Organisasi Kemasyarakatan yang dipusatkan di Aula Kantor Bapeda Bangkinang Kota , Kamis (13/7/2017)

Pada kesempatan tersebut Kepala Bappeda Kampar, Ir. H Azwan dalam sambutannya mengungkapkan pentingnya RTRW bagi Kabupaten Kampar, terutama dalam menentukan Kawasan Industri Kampar (KIK) program Pemerintahan Bupati Kampar.

"Kampar sudah 2 kali menyusun RTRW ditahun 2015 dan 2016, dan sekarang muatannya bertambah sesuai program Bupati Kampar, 3 I (Infrastruktur, Industri, Investasi) serta dalam menentukan KIK," ujarnya.

Selain itu, lanjutnya bumingnya kawasan PLTA menjadi kawasan pariwisata seperti Ulu Kasok yang dikenal dengan Raja Ampatnya Kampar juga berkaitan dengan RTRW.

"Objek wisata Ulu Kasok yang buming akhir-akhir ini dengan sebutan Raja Ampatnya Kampar, Riau yang juga memiliki air terjun di Kawasan PLTA Koto Panjang yang sangat potensial juga berada dalam kawasan hutan, tentu ini berkaitan dengan RTRW juga," ungkapnya.

Sementara itu Imelda selaku pembicara dari Milenium Challenge Account-Indonesia mengungkapkan kegiatan yang ianisiasi adalah  adalah proyek perencanaan dan pemetaan  partisipatif (PMaP) dibawah koridor jendela Green Prosperity (GP).

"Disetiap Kabupaten kita bekerjasama dengan Bappeda dengan kegiatan diantaranya, pelatihan untuk meningkatkan kapasitas teknis aparat pemerintah, Lokakarya terpadu,membangun sistem Informasi, dan pemutakhiran peta tutupan lahan,"teragnya.

Berita Terkait