post image

Bupati Kampar ; Pentingnya Pendidikan Non Formal

 
Bangkinang Kota,kamparkab.go.id - Dengan peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 49 tahun 2007 tentang standar pengolahan pendidikan oleh satuan pendidikan non pormal, maka dipandang perlu adanya mutu pendidikan untuk kemajuan dalam bidang pendidikan non pormal disetiap daerah.
 
Hal tersebut disampaikan Bupati Kampar H Azis Zaenal,SH,MM saat memberikan pengarahan pada diklat Pengembangan Managemen Lembaga Pendidikan Non Formal Kabupaten Kampar tahun 2017 yang laksanakan di Aula Taman Rekreasi Stanum Bangkinang, kamis (10/8).
 
Azis Zaenal dalam arahnya juga mengingatkan kepada para peserta yang merupakan Duta-duta Desa, untuk dapat memafaatkan waktu dan kesempatan dalam mengikuti diklat tersebut, sebab di desa- desa kegiatan-kegiatan PKBM, LKP danTBM sangat diperlukan masyarakat. Sebab ditengah masyarakat desa masih banyak anak-anak yang putus sekolah membutukan kegiata, oleh sebab itu satu-satu kegiatan yang membuat anak-anak mendapat pekerjaan adalah melalui PKBM, LKP dan TBM.
 
Makanya sekali lagi Azis Zaenal mengingatkan kepada para peserta untuk belajar dengan baik, kemudian nantinya untuk segera langsung mengaplikasikan apa-apa ilmu yang telah didapatkan selama pelatihan. Karena para pesrta juga akan termasuk orang-orang yang akan memajukan kampar nantinya.
 
Ingat, semua itu bisa tercapai mesti melalui beberapa hal, diman pertama mesti adanya kepercayaan, nilai atau mutu, pelayanan serta komitmen agar semua orang bisa meyakini semua itu. Semoga melalui kegiatan pengembangan managemen lembaga pendidikan non formal, kita bisa siapkan SDM yang berkualitas siap memasuki dunia kerja.
 
Semantara itu  Yeni len selaku ketua panitia dalam sambutanya menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memberdayakan dan mengembangkan PKBM, LKP dan TBM yang ada di Kabupaten Kampar sebagai satuan pendidikan non pormal  yang memberikan layanan pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
 
kemudian juga untuk meningkatkn kualitas mangemen pengolahan serta pembinaan managemen PKBM, LKP dan TBM yang ada di Kabupaten Kampar. Dimana peserta yang mrengikuti diklat ini sebanyak 70 orang yang terdiri dari pengelola PKBM, LKP dan TBM yang dimulai pada tanggal 8 sampai 10 agustus 2017.(Mzk)
Berita Terkait