post image
59 Tahun Provinsi Riau

Daya Saing Riau Harus Ditingkatkan

Kamparkab - Sejak 1 Januari 2016 lalu secara nasional Asean Economic Community telah resmi dimulai, namun ironis fakta yang diungkapkan bahwa daya saing Riau masih berada pada posisi 16 secara nasional, hal ini hendaknya cemeti untuk menyadarkan kita agar tidak terlena dan cepat puas diri, karena keunggulan korporatif dan kompetitif Riau jangan hanya dipandang sebagai peluang tetapi harus dijadikan tantangan dan pemicu (trigger) peningkatan daya saing. 

Demikian dikatakan Bupati Kampar H Jefry Noer saat membacakan pidato Gubernur Riau saat upacara Hari Jadi Provinsi Riau Ke 59 di lapangan pelajar Bangkinang Kota. Selasa 9/8

"Kita dituntut berpikir lebih keras dan bersungguh-sungguh melakukan inovasi dan kreativitas agar mampu menghadapi apapun tantangan yang ada". himbauan Jefry 

Tantangan yang dimaksudkan seperti telah digariskan dalam. Program Nawacita, butir 6 yakni meningkatkan Produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional sehingga bangsa Indonesia bisa maju dan bangkit bersama bangsa-bangsa Asia lainnya, serta butir 7, mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor - sektor strategis ekonomi domestik. 

Bupati Kampar juga mengatakan, efisiensi dan efektivitas anggaran menjadi suatu keniscayaan untuk dilakukan. Untuk menuju pada perencanaan yang holistik (menyeluruh), tematik (terfokus), terintregrasi (terpadu), dan spasial (lokasi yang jelas), prinsip Money Follow Function harus diubah secara total, pola perencanaan dan penganggaran harus mengedepankan prinsip Money Follow Programme yakni pendekatan penganggaran yang lebih fokus pada program / kegiatan yang terkait langsung dengan prioritas nasional serta memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

"Dengan kata lain program dan kegiatan strategis yang memang menjadi prioritaslah yang mendapatkan anggaran".tegasnya

Riau tidak bisa lagi bergantung pada sektor migas maupun sektor Hulu kelapa sawit, solusi alternatif adalah pengembangan pariwisata. "sejak kita mencanangkan" Riau The Hotel anda of Melayu" pada hari jadi tahun lalu, kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian masyarakat di Riau cukup menggembirakan".ujar Bupati Kampar 

Prospek pengembangan pariwisata sebagai alternatif Percepatan Pembangunan Daerah masih terbuka. Potensi warisan peradaban dan cagar budaya yang ada di sepanjang daerah aliran 4 (empat)  sungai besar belum dapat dioptimalkan. 

Dalam membacakan pidato Gubernur Riau, Bupati Kampar juga menghimbau agar mempersiapkan dan melakukan langkah-langkah nyata untuk meraih keberhasilan, kejayaan dan kemaslahatan Provinsi Riau pada masa sekarang dan masa yang akan datang. 

Usai acara Bupati Kampar menyerahkan 6 kunci mobil ambulan kepada 6 Kepala puskesmas di Kabupaten Kampar bantuan dari Provinsi Riau serta melihat langsung kesiapan mobil tersebut untuk operasional di Kecamatan masing-masing.(kamparkab/02)

Berita Terkait