post image

Dinas ESDM Kampar Canangkan Hemat Energi Cinta Lingkungan

BANGKINANG(kamparkab.go.id) Seiring dengan himbauan Direktorat Jendral Ketenagalistrikan RI untuk membudayakan hemat energi, Dinas Energi Sumber Daya Meneral (ESDM) Kabupaten Kampar saat ini sedang mencanangkan budaya hemat energi dan cinta lingkungan.

 

Hal itu diutarakan Kepala Dinas ESDM Kabupaten Kampar, Drs M Yasir, MM kepada wartawan, rabu (21/1) di Bangkinang, yang menyebutkan pihaknya terus berupaya melakukan kampanye dan mencanangkan budaya hemat energi dan cinta lingkungan ditengah masyarakat Kabupaten Kampar.

 

Dikatakan Yasir Hemat energi yang dicanangkannya ini merupakan program pemerintah pusat dan sejalan dengan program pemerintah Kabupaten Kampar yang termaktub dalam program lima pilar pembangunan Kabupaten Kampar.

 

“Dilatar belakangi makin mahalnya sumber energi  dan semakin tingginya kebutuhan hidup ditegah masyarakat maka kami berupaya mengintensifkan sosialisasi hemat energi ini,” ujar Yasir yang mengaku telah mencanangkan gerakan hemat energi listrik di Kabupaten Kampar.

 

Dijelaskan Yasir, melalui gerakan hemat listri, masyarakat disadarkan dan diajak untuk membudayakan perilaku hemat dalam mengkonsumsi listrik. Apalagi program ini memiliki nilai bijak dalam gerakan hemat energi.

 

Yasir sampaikan, ada empat tips praktis hemat listrik. Pertama, mematikan lampu kamar tidur dan kamar mandi, jika memang tidak sedang dipakai. Kedua, jangan biarkan televisi atau radio tetap menyala jika memang tidak ditonton. Ketiga, mematikan keran air saat menggosok gigi, barulah jika mau berkumur, keran air kembali dihidupkan.

 

 Keempat jika menggunakan air conditioner (AC), usahakan tidak terlalu dingin, atau nyalakan AC satu jam menjelang tidur, setelah itu dimatikan lagi.”tidak ada salahnyakan jika  ruangannya sudah dingin untuk tidak menyalakan AC sepanjang malam,” terangnya.

Dengan langkah-langkah sederhana itu, kita sudah bisa berhemat dan membantu negara agar tidak terlalu berat menanggung beban subsidi, tuturnya.

 

Apalagi perilaku boros dalam mengkonsumsi listrik harus segera diakhiri. Sebab, melonjaknya harga energi di pasar global telah membengkakkan subsidi listrik yang harus disediakan negara. Selain itu, pemborosan jelas dia termasuk dalam perilaku tidak terpuji sebagai bentuk masyarakat cinta lingkungan.”Cintailah Lingkungan dengan membudayakan hidup hemat energi,” mintanya.



Untuk itu, budaya hemat energi dan hemat listrik ini  harus berkelanjutan terutama di Kabupaten Kampar, sebab energi semakin mahal dan semakin terbatas. Dan justru itu perilaku budaya hemat listrik, perlu ditanamkan secara luas dan mengarakar di masyarakat di Kabupaten Kampar.

 

Sehingga, dengn keterlibatan generasi muda, terutama anak-anak dalam melakukan perilaku hemat listrik sangat dibutuhkan untuk membangun masyarakat yang berbudaya hemat energi dan hemat listrik.” Ujar Yasir yang mengaku pihaknya sejak tahun 2014 lalu telah mencanangkan budaya hemat energi dan hemat listrik kepada masyarakat Kabupaten Kampar melalui media maupun plang iklan yang terseber disepanjang jalan di Kabupaten Kampar ini. (Humaskampar/mw)

Berita Terkait