post image

Dinas Pertanian Targetkan Swasembada Beras

Kamparkab - Jika lahan 6500 HA pertanian di seluruh Kabupaten Kampar ini bisa menghasilkan panen hingga dua kali setahun maka kita memliki 13000 Ha padi dan jika kita kalikan saja sekitar 8 Ton perhektar perhari , petani kita memilki 160000 Ton dan itu semua telah bisa membuat kita menjadi swasembada Padi, Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Hendry Dunan, SP. MMA yang didampingi Kabid Produksi Nanik Saryanti, S.p, MMA bersama Kodim yang dipimpin Dandim Letkol Inf. Yudi Prasetyo ketika melakukan Program Penanaman Padi Perdana Pola Jajar Legowo di Desa Pulau Tinggi Kecamatan Kampar, Senin (10/10)

Hendry Dunan, SP. MMA yang mewakili Bupati Kampar menyampaikan Dalam Peningkatan Produksi Padi Pajale, jadi seluruh Indonesia termasuk jajaran TNI untuk ikut mensuskseskan program Pemerintah tersebut. Dalam hal ini Pemerintah Daerah Kabupaten Melalui Dinas terkait untuk bekerjasama dengan Kodim 03113/KPR untuk melaksanakan bersama program Penanaman Padi Perdana Pola Jajar Legowo seperti yang dilakukana saat ini.

Dengan adanya Program Penanaman Padi Perdana Pola Jajar Legowo dilahan Desa Pulau tinggi yang berjumlah 178 Ha, kita harapkan bisa menjadi dua kali musim tanam dan diharapkan diperoleh peningkatan padi yang signifikan, dan dirinya juga mengucapkan terima kasih terhadap peran dan sumbangsih pihak Kodim melalui Dandim Letkol Inf. Yudi Prasetyo bersama jajarannya. Kerjasama antara Pemda dan Kodim serta masyarakat ini dikembalikan kembali kepada petani untuk serius mengikuti dan mengaplikasikannya dilahan pertanian ucap Hendry Dunan.

Selain itu Hendy Dunan juga menyampaikan bahwa pada tahun 2016 ini saja Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura telah melakukan penanaman seluas 4200 HA dari target musim tanam 6000 HA, ditargetkan untuk masa tanam Oktober Maret ini sisa lahan yang dijadwalkan terealisasi ungkapnya.

Pada program ini kita tidak memperluas lahan tanam tetapi menambah volume musim tanam yang pada awalnya hanya sekali musim tanam kita jadikan dua kali musim tanam, saat ini kendala seperti itu yang dialami petani kita, dan Pihak Dinas berupaya kendala petani kita dapat kita carikan jalan keluarnya bersama Dinas Pertanian, Dina Perikanan serta Dinas PU Bina Marga dan Teritorial TNI  ujar Hendry Dunan.

Sementara itu Kabid Produksi Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Nanik Saryanti, S.p, MMA memaparkan untuk bantuan bibit serta lahan dibeberapa Kecamatan di Kabupaten Kampar untuk penerapan Budidaya Padi Inbrida Perluasan meliputi Kecamatan Tapung Hulu Desa Danau lancang dan Desa Kusam Makmur mencapai luas lahan 370 Ha, untuk Kecamatan kampar Timur yakni Desa Pulau Birandang, Desa Pulau Rambai, Desa Koto perambahan, Desa sawah Baru dan Desa Tanjung Bungo seluas 201 Ha ungkap Nanik Saryanti.

Selanjutnya untuk Kecamatan Kampar telah dibuka lahan perluasan dibeberapa desa diantaranya Desa Air tiris, Desa Tanjung Berulak, Desa Simpang Kubu, Desa Penyasawan, Desa Ranah Baru serta Desa Rumbio, Desa Koto Tibun, Desa Padang Mutung, Desa Pulau Tinggi  dan Pulau sarak seluas 457 Ha, untuk Kecamatan Rumbio Jaya diantaranya Desa Pulau Payung, Desa Alam Panjang, Desa Teratak, dan Desa Simpang Petai seluas 218 Ha.

Ditambahkan Nanik Saryanti untuk Kecamatan Kampar Kiri Desa Sei Geringging lahan yang diperluas mencapai 65 Ha, Kecamatan Kampar Kiri Hulu mencakup Desa Bukit Bening, Desa Ludai, Desa Kebun Tinggi, Desa Pangkalan Kapas, Desa Lubuk Bigau dan Desa tanjung permai mencakup lahan seluas 335 Ha, untuk Kecamatan Tapung lahan diperluas adalah 50 Ha, dan untuk Kecamatan Bangkinang seluas 11 Ha.

Nanik saryanti juga merinci untuk perluasan lahan dikecamatan Tambang seluas 529 Ha, Kecamatan Kampar Utara seluas 130 Ha, Kecamatan Siak hulu seluas 1 Ha didesa pangkalan Serik, untuk Kecamatan Salo, lahan yang diperluas mencapai 3 ha dan Kecamatan Koto Kampar Hulu seluas 130 Ha, total lahan perluasan untuk penerapan Budidaya Padi Inbrida Perluasan ada 2500 Ha.

Sedangkan untuk penerapan Budidaya padi Inbrida Provitas ada beberapa Kecamatan yang mengalami perluasan diantaranya Kecamatan Kuok seluas 485 Ha, Kecamatan Kampar Utara perluasan lahan mencapai 378 Ha, untuk Kecamatan Bangkinang luasnya mencapai 300 Ha, kecamatan Bangkinang luas lahannya adalah 372 Ha, Kecamatan Salo seluas 365 Ha, dan Kecamatan Kampar Timur lahan yang diperluas sejauh ini sekitar 100 Ha, total untuk lahan perluasan penerapan total sekitar `1700 Ha, papar Nanik saryanti. (Humas Kampar/08).  

Berita Terkait