post image

Golput Musuh Negara

Ketua KPU provinsi Riau Nurhaimin mengatakan secara nasional KPU menargetkan 75 persen dalam pelaksanaan pemilihan legislatif 9 April 2014 berhasil. Ditegaskannya Golput merupakan musuh negara karena ini adalah Pemilihan Lagislatif ini merupakan agenda nasional yang berdampak pada perkembangan negara.


"Golput merupakan pelemahan negara yang dapat memberikan dampat-dampak yang kurang baik bagi sistim negara".ujarnya
Hal tersebut dikatakannya saat kunjungan KPU provinsi Riau Nurhaimin beserta rombongan di 5 desa Kecamatan Tapung Hulu dalam rangka peninjauan kesiapan panitia pemilihan baik di kecamatan maupun desa pada pemilihan legislatif yang dilaksanakan pada 9 April 2014. Senin 7/4


KPU bertugas untu menyampaikan hal-hal tata kelola pemungutan suara mulai dari desa, camat, dan Kabupaten termasuk agar masyarakat tidak golput.lanjut Nurhaimin


Dijelaskannya, dasar 5 desa  masuk dalam DPT Kabupaten Kampar memang mempunyai kekuatan hukum tetap secara nasional
"dalam aturan perundang-undangan KPU tentang pemilihan, ada 6 pemilih yang menggunakan hak suaranya dapat pindah tempat yakni tugas negara, rawat inap, tahanan, tugas belajar, pindah domisili dan bencana alam"ujarnya.


Dalam kunjungan tersebut Nurhaimin juga mensosialisasikan tentang cara tata kelola dalam memilih, baik secara aturan dan perundang-undangan termasuk penyebarluasan untuk tidak golput melalui selebaran.


Asisten Pemerintahan Setda Kampar H Nukman Hakim menjelaskan disela-sela acara bahwa khusus 5 desa Kecamatan Tapung Hulu jumlah daftar pemilih tetap sebanyak 6.987 orang yang telah terdaftar sebagai pemilih dan berhak untuk memilih pada pemilihan legislatif 9 April nantinya.


Dijelaskan Nukman, 5 desa tersebut terdiri dari desa Intan Jaya sebanyak 3 TPS dengan  868 pemilih, desa rimba makmur sebanyak 4 TPS dengan 1608 pemilih, desa Muara Intan 2 TPS dengan 794 pemilih, desa Tanah Datar 3 TPS dengan 1054 pemilih dan desa Rimba Jaya sebanyak 5 TPS 1874 pemilih


Ketua KPU Kabupaten Kampar Yatarullah menegaskan bahwa untuk kesiapan pelaksanaan pemilihan legislatif tanggal 9 April nantinya 5 desa tersebut telah siap baik logistik maupun kesiapan panitia pelaksana pemilihan legislatif di Kecamatan dan desa serta pihak pengamanan.


"Kita sangat mengharapkan masyarakat dapat berpartisipasi untuk mempergunakan hak suara dalam menentukan masa depan bangsa khususnya Kampar kedepan"ucap Yatarullah


Dikatakannya bahwa KPU telah mensosialisakan optimalisasi penyelenggaraan pemilihan ke desa-desa di Kabupaten Kampar dan 5 desa merupakan DPT Kabupaten Kampar bukan Rohul.


Kapolres Kampar AKBP Ery Apryono mengatakan bahwa polres tetap mengbekap jalannya demokrasi di 5 desa ini namun tanpa dukungan dari masyarakat hal ini juga tidak berjalan dengan baik.


"Kita akan bekap keamanan demi jalannya pesta demokrasi di 5 desa ini dan ini merupakan salah satu tugas pokok Polri"tutur Ery Apryono.


Hadir pada kunjungan tersebut Kasubdit Politik Intelkam Polda Riau, DirBinMas Polda Riau, Bawaslu Provinsi,  Ketua Panwaslu Kabupaten Kampar, Camat Tapung Hulu Edy Aprizal, dan masyarakat 5 desa (Humas Kampar)

Berita Terkait