post image

Ibadah Haji Dirindukan Kaum Muslimin

Kamparkab-  Rukun Islam ke lima yaitu menunaikan ibadah Haji bagi yang mampu, ibadah yang sangat dirindukan oleh seluruh kaum muslimin, baik bagi yang akan melaksanakan maupun yang pernah melaksanakan ibadah Haji.

Hal ini dikatakan Asisten Kesra Sekdakab Kampar Nurbit ketika mewakili Bupati Kampar pada acara Penutupan Manasik Haji Kabupaten Kampar sekaligus Melepas Jama’ah Calon haji (jch) Kabupaten Kampar tahun 2016 di Komplek Markaz Islamic Center Bangkinang Kota, Rabu (3/7).

Ibadah haji merupakan ibadah yang cukup berat, di samping membutuhkan biaya yang besar juga kondisi fisik harus sehat dan kuat, karena dalam tataran pelaksanaannya diperlukan fisik yang kuat dan sehat. Nurbit yakin bahwa saudara-saudara dalam melakukan ibadah haji ini tidak didorong oleh hal-hal yang lain melainkan hanya karena Allah swt, ujarnya sambil memandang keseriusan JCH Kampar yang dengan serius mengikuti manasik. 

Ditambahkan Nurbit keberangkatan Calon Jemaah haji adalah perjalanan ibadah yang diatur dan berpedoman pada ilmu yang telah diberikan waktu Manasik, selain itu jamaah calon haji akan dipandu oleh ketua kloter perjalanan dalam suatu kelompok terbang serta para medis ditambah 2 orang TPHD, ujarnya. 

Melaksanakan haji jangan timbul dalam hati faktor ria', berkata rafats atau mengeluarkan perkataan yang menimbulkan birahi dan tidak senonoh, jangan pula berbuat fasik; dan berbantah-bantahan.

Saudara nanti akan bertemu dan berkumpul dengan para jama'ah haji seluruh dunia yang tentunya akan menjumpai banyak hal yang tidak sama seperti paham saudara, mungkin dalam poster tubuh, bau tubuhnya, logat bahasanya atau dalam pelaksanaan manasik ibadah hajinya, janganlah saudara usil dan merasa benar sendiri.

Yang terpenting adalah saudara menata dan memperbaiki diri sendiri serta melaksanakan ibadah baik yang rukun maupun wajib hajinya seperti Tawaf, Sai, Wukuf dan melontar Jamarat di Mina serta ibadah Haji lainnya dengan sebaik-baiknya, ungkap Nurbit.

Untuk itu diharapkan kepada jamaah calon haji agar dapat selalu berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pimpinan rombongan termasuk kalau para medis yang bertugas apabila ada sesuatu hal yang dirasa mengganggu kesehatan.

Perbanyaklah berdoa di tempat-tempat yang telah ditentukan sebagai tempat maqbulnya doa dan berdoalah untuk kemakmuran, kesejahteraan dan kedamaian masyarakat Kabupaten Kampar, pesan Nurbit. 

Harapan dan doa disampaikan Nurbit, semoga pelaksanaan ibadah haji bapak-bapak dan ibu menjadi haji yang mabrur. Karena nilai-nilai kemabruran haji berperan penting dalam meningkatkan kualitas iman, ilmu, dan amal saleh, baik secara individual maupun secara sosial ucapnya. 

Sementara Kepala kantor Kementerian Agama Kampar Drs. H. Fairuz, MA menyampaikan jemaah calon haji Kabupaten berjumlah 519 orang dan telah mengikuti rangkaian Manasik Haji, baik ditingkat Kecamatan maupun tingkat Kabupaten. Dalam perjalanan ibadah haji nanti manfaat Manasik Haji akan terasa, seluruh rangkaian ibadah haji ada dalam Manasik Haji tersebut ungkap Fairuz.

Pemberangkatan jemaah Kabupaten Kampar dilakukan dalam 2 kloter yakni kloter 9 yang berisi 444 jemaah dan kloter 10 berjumlah 75 orang calon Jemaah haji, untuk kloter 9 disi penuh oleh jemaah Kabupaten Kampar, sedangkan untuk kloter 10 dicampur dengan 11 Kabupaten Kota se provinsi Riau, dijadwalkan calon Jemaah diberangkatkan dari Bandar Udara Hang Nasib pada tanggal 19 Agustus nanti. 

Dirinya berharap seluruh Calon Jemaah haji mengikuti aturan yang berlaku ditanam suci Mekah, ikuti pembimbing yang diutus oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi paparnya. (kamparkab/008) 

Berita Terkait