post image

Isu Strategis, Berkembangnya Perekonomian

Kamparkab - Berkembangnya  perekonomian  dan aksebilitas  terutama  bidang  transportasi mengakibatkan laju pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi, daerah-daerah  yang semakin terbuka, kondisi sosial  ekonomi, budaya, politik  dan situasi kamtibmas  yang semakin dinamis.

Demikian salah satu isu  strategis  pembangunan  daerah Kabupaten Kampar Tahun 2018 yang  disampaikan  Hendro Ekwarso selaku Ketua tim ahli   Penyusunan  Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten  Tahun 2018  dengan agenda  ekpose tenaga ahli tentang laporan awal  rancangan  awal RKPD tahun 2018, di aula Bappeda Kampar, Senin (19/12).

Hendro banyak menyampaikan tentang isu-isu strategis pembangunan  daerah Kabupaten Kampar Tahun 2018,  diantaranya,  belum berkembangnya  sektor  hilir  dari perkebunan kelapa sawit sehingga  masih  sangat tergantung pada ekspor CPO, sementara  harga  komoditi karet  yang masih  belum stabil  mengakibatkan kondisi perkebunan yang masih rentan.

Kemudian kondisi  PLTA Koto Panjang yang semakin memprihatinkan (penurunan debit air dan pendangkalan). Masih  terdapatnya  beberapa  wilayah  yang belum dapat  diakses  dengan baik  dan lancar sehingga  kondisi masyarakat yang masih  rentan dan cenderung terisolir.  Berkembangnya  lembaga pendidikan yang berbasis  keislaman menjadikan kecirian daerah yang  semakin kuat. Masih terdapatnya  pengangguran, kemiskinan dan daerah  rawan bencana.

Isu  strategis lainnya, potensi penerimaan daerah (DAK, DAU, DBH, DLL) yang cenderung semakin menurun. Persaingan antar wilayah/daerah yang semakin meningkatkan dan kuat, kebijakan  penyelenggaraan pemerintah yang  bersifat dinamis, pengembangan kepariwisataan sebagai potensi daerah yang semakin penting. Kemudian tuntutan yang semakin tinggi  terhadap upaya membangun kerjasama dan sinergitas dalam rangka  membangun aliansi strategis.

Pada kesempatan itu Hendro menyampaikan  tujuan dan sasaran pembangunan  daerah  Kabupaten Kampar Tahun 2017. Diantaranya,  mewujudkan pembangunan nilai budaya masyarakat Kampar yang menjamin  sistem  bermasyarakat dan bernegara untuk menghadapi tantangan  global. Mewujudkan manajemen dan kemampun aparatur dalam mengelola aset daerah dan pelayanan masyarakat.

Selanjutnya mengembangkan  ekonomi rakyat yang berbasis sumber d daya lokal  dengan orientasi pada agribisnis, agroindustri, tenaga  kerja dan pariwisata serta mendorong pertumbuhan  investasi secara  terpadu dan terkait antara swasta, masyarakat dan pemerintah berskala lokal, regional, nasional maupun internasional. Mewujudkan  kawasan seimbang yang dapat menjamin kualitas hidup secara berkesinambungan. Mewujudkan sumber daya  yang sehat, beriman dan bertakwa menguasai ilmu pengetahuan dan  teknologi, berwawasan kedepan dan taat pada aturan dan norma yang berlaku dengan dukungan sistem pendidikan  untuk menuju masyarakat agamis  yang tercermin dalam kerukungan hidup beragama, bermasyarakat dan bernegara.

Kegiatan ekpose  Tenaga Ahli tentang Laporan Awal Rancangan Awal RKPD Tahun 2018 ini dibuka oleh Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kampar Afrizal, S.Sos  mewakili Kepala Bappeda Kabupaten Kampar Ir. H. Azwan, M.Si. Kegiatan ini diikuti  Kepala Bidang Kerjasama Pemerintah M. Fadli Mukhtar,

Kasubbid Perencanaan Anggaran dan Pembangunan (PAP) Yusdiyen Hadinata, S.Si, M.Si dan  Pejabat di lingkungan Bappeda Kabupaten Kampar  serta undangan lainnya. Pada kesempatan ini,  juga  dibahas tentang persiapan pelaksanaan  Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Kampar Tahun 2018. (kamparkab-019)

Berita Terkait