post image

Jagalah Hati dari Godaan Setan

Bangkinang Kota (kamparkab.go.id) - Asisten Administrasi Umum Dan Kepegawaian Setdakab Kampar Ir. Nurahmi, MM menyampaikan bahwa Apabila hati telah mati, matilah semua fungsi seluruh organ manusia, Mati disini kata Nurahmi, seluruh organ tidak lagi berpedoman kepada tuntunan dari Al-Qur’an dan Hadist, Mata tidak lagi melihat kepada Hal yang baik, telinga tidak lagi mendengar Hal yang berfaedah dan cenderung kepada perbuatan Maksiat.  Hal ini disampaikan Ir. Nurahmi, MM ketika dirinya memberikan tausiyah singkat pada acara Subuh berjemaah dimasjid Al-Ikhsan Markaz Islamic center. (24-10)  

Ir. Nurahmi, MM dalam tausiyah mengutip ayat Al-Qur’an pada surah Al a'araf ayat 70, Nurahmi mengambil tausiyah berdasarkan ayat itu, panca indra yg sangat penting bagi manusia, Semakin tua usia manusia, semakin berkuranglah fungsi dan kinerjanya, Ada 3 organ tubuh manusia yg sanagat penting, Yakni mata, telinga dan hati manusia kata Asisten II Setdakab Kampar ini.

Ditambahkan Nurahmi, ALLAH SWT dalam Al- Qur’an menjelaskan bahwa Ada dua lintasan  hati manusia, yakni pertama lintasan hati yang berbuat kebajikan atau perjanjian kepada perbuatan kebaikan yang disukai Allah SWT, serta yang ke dua adalah perjanjian kesesatan yang dibisikkan oleh setan, maka Allah mengajak kita untuk menghindari dari godaan setan itu kata Nurahmi kita wajib berlindung berlindung kepada Allah SWT.

Pada Tausiyahnya Ir. Nurahmi juga memaparkan bahwa apabila hati sudah dikuasai setan, maka manusia yang dikuasai hatinya dapat dikatakan sebagai setan juga. Jagalah hati kita, bersihkan hati kita, caranya dengan memperbanyak membersihkan hati dengan beribadah kepada Allah SWT. Hati berkaitan erat dengan pintu masuknya bujukan Dan rayuan setan, maka bentengilah hati kita ajak Nurahmi.

Ada beberapa organ kita yang harus kita bentengi agar bisikan Dan rayuan iblis tidak merusak hati kita, dianataranya, jaga Mata, jaga telinga, jaga ucapan kita. Dengan demikian hasutan setan tidak akan mwngusik hati kita.  Dalam Islam diajarkan bahwa dengan pengendalian hawa nafsu yang dapat menganggu hati adalah dengan berpuasa dan berzikir, ujar Ir. Nurahmi, MM.
 
Selanjutnya kata Ir. Nurahmi, upaya menghindari dari godaan setan adalah dengan menjauhi tempat maksiat, harus selalu ingat bahwa bisikan setan itu hanya ingin menjerumuskan manusia. Iblis telah berjanji bahwa dirinya akan mengoda dan menjerumuskan Adam Dan anak cucunya sampai akhir zaman.

Ir. Nurahmi, MM juga mengutip hadist yang diriwayatkan kepada Asy-Syaikh Abdurrahman As-Sa’di rahimahullahu berkata: “Hadits ini menjelaskan bahwa setan pasti akan melontarkan pertanyaan yang batil tersebut. Baik sekedar bisikan belaka (yang disusupkan ke dalam qalbu) atau melalui lisan para setan dari kalangan manusia dan ahlul ilhad (orang-orang mulhid yang menentang dan mencela agama). Setan selalu memasukkan bisikan-bisikannya ke dalam qalbu seseorang yang tidak memiliki bashirah (ilmu) dengan pertanyaan yang batil ini. Demikian pula ahlul ilhad, senantiasa melontarkan syubhat ini, yang merupakan sebatil-batil syubhat papar Ir. Nurahmi, MM menutup. (Humas Kampar)

Berita Terkait