post image

Jefry Noer : Jadilah Mahasisiwa Yang Mandiri

BANGKINANG KOTA( kamparkab.go.id) Bupati Kampar H Jefry Jefry Noer menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada mahasisiwa Kampar serta memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan-kegiatan positif yang diadakan oleh Mahasisiwa Kampar.  Hal itu disampaikan oleh Bupati Kampar saat membuka secara resmi seminar Optimalisasi Pendapatan Daerah yang ditaja oleh Forum Komunikasi Mahasiswa Kampar se Indonesia (FKMKI) di Gedung Guru PGRI Kampar di Bangkinang pada Rabu (31/12).


Bupati memaparkan bahwa setiap mahasiswa harus memiliki dan mempunyai jiwa entrepreneurship (wirausaha) dengan demikian diharapkan  para mahasisiwa dapat menjadi mahasiswa yang mandiri, “Jadilah mahasiswa mandiri, sehingga  tidak lagi merepotkan orang tua, dengan demikian jika sudah mandiri dan sejahtera tentunya tidak terfikir lagi untuk melakukan hal-hal yang sifatnya negative dan merugikan diri sendiri,”kata Jefry Noer.


Menurut Bupati Kampar,  dalam penyelenggaraan pemerintahan, apapun yang dilaksanakan tak terlepas dari aturan yang berlaku. Oleh sebab itu segala sesuatunya perlu dibicarakan dengan baik, sehingga apapun aspirasi yang disampaikan dapat diakomodir dan dilaksanakan. “Kegiatan seminar ini merupakan wadah yang tepat bagi sharing pemikiran dalam memajukan kampar ke depan, sehingga nantinya seminar ini dapat memberikan out put dan dapat dijadikan referensi bagi Pemerintah Kabupaten Kampar,"ungkapnya.


Mengenai tema yang diangkat pada seminar kali ini, lanjutnya, sangat bermanfaat bagi Pemerintah, terlebih lagi panitia mendatangkan nara sumber yang kredibel dan yang punya kaitan dengan yang diseminarkan. Pendapatan daerah berasal dari beberapa item diantaranya berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Khusus (DAK) dan pendapatan yang syah lainnya. "Pemkab Kampar terus berupaya menggali potensi yang ada untuk meningkatkan PAD tersebut,” kata Bupati Kampar yang juga menerangkan dengan panjang lebar tentang program 5 Pilar Pembangunan Kabupaten Kampar.


Salah satu potensi PAD yang tidak dimiliki daerah lain, kata Jefry Noer adalah Sumber Daya Alam (SDA) galian Pasir dan Batu (Galian C) yang mana hal ini terus ditertibkan sehingga PAD dari Galian C ini dapat meningkat. Begitu juga dengan luasnya lahan kebun kelapa sawit di Kabupaten Kampar, ada juga potensi PBB, pajak-pajak izin usaha, restoran dan hotel, serta potensi lainnya. “Maka dengan sumbangan pemikiran dalam seminar  ini dapat disinergikan dengan Program pembangunan Pemkab Kampar dalam upaya untuk meningkatkan keaejahteraan masyarakat,"ucapnya.


Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Zulhendri kegiatan seminar ini diikuti oleh sebanyak 300 mahasisiwa yang berasal dari Sekolah tinggi yang ada di Kabupaten Kampar dan mendatangkan nara sumber Ghaffar Usman Anggota DPD RI dapil Riau, Usman dari Fitra Riau dan nara sumber lainnya.(Humas kampar))

Berita Terkait