post image
APBD-P Kampar 2015 Disahkan

Jefry Noer: RTMPE Akan Lahirkan Calon Orang Kaya Baru

Kamparkab - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kabupaten Kampar disahkan secara resmi oleh DPRD Kabupaten Kampar, Senin (13/7/2015) dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Kampar dengan agenda penyampaian laporan Banggar terhadap RAPBD perubahan tahun anggaran 2015 sekaligus pengambilan keputusan dan penutupan rapat paripurna.

Sebelum pengesahan diambil dalam rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kampar Muhammad Faisal terlebih dahulu dilaksanakan penyampaian laporan Badan Anggaran oleh Harsono. Tutut hadir Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri, wakil ketua DPRD Kampar Sunardi dan Ramadhan dan sejumlah SKPD.

Bupati Kampar H Jefry Noer dalam sambutannya menyebutkan bahwa 1100 kepala keluarga yang akan melaksanakan program rumah tangga mandiri pangan dan energi (RTMPE) merupakan calon orang kaya baru di Kabupaten Kampar. Dimana anggaran untuk RTMPE bagi 1100 KK ini telah disetujui dalam APBD-P tahun 2015 ini.

"Insya Allah kalau seluruhnya dilaksanakan SKPD terkait, khusus 1100 kepala keluarga itu adalah calon-calon orang kaya baru dan calon Bu Hajjah dan Pak Haji baru," ungkap Jefry dihadapan anggota DPRD Kampar dan pimpinan kepala SKPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Kampar.

Berkaitan pelaksanaan program RTMPE yang merupakan program terbarukan Pemkab Kampar, Jefry menjelaskan bahwa untuk melaksanakan program ini sebuah keluarga cukup mengolah lahan hanya 1000 meter. Dengan modal Rp 120 juta yang didalamnya termasuk modal untuk 6 ekor sapi sebuah keluarga RTMPE bisa mendapatkan penghasilan Rp 10 juta/bulan.

Jefry merinci, dari dana Rp 120 juta itu sudah termasuk dari Dinas Peternakan Kabupaten Kampar yang membantu 5 ekor sapi. Sapi ini dalam bentuk bantuan yang digulirkan. "Insya Allah CSR dari perusahaan antara Rp 10 juta sampai dengan Rp 20 juta. Itu sudah 70 juta maka masyarakat perlu dana lagi Rp 50 juta," terang Jefry.


Untuk menutupi kekurangan dana Rp 50 juta ini maka masyarakat akan dibimbing untuk mendapatkan dana dari Bank Riau Kepri yakni dana KKPE dari Kementrian Koperasi dan UKM.

"Informasi di Bank Riau masih ada dana KKPE Rp 5 miliar dengan bunga 6 persen. Bulan pertama sampai keenam hanya bayar bunga Rp 250 ribu. Kemudian bulan ketujuh bayar pokoknya utang dan bunga Rp 1.650.000/bulan," ucapnya.

Menurut Jefry, program ini perlu dukungan dan pengawasan dari DPRD Kampar.
Disebutkan juga, bantuan sapi kepada RTMPE ini beda dengan bantuan sapi di kabupaten dan kota lainnya. Misalnya spesifikasi sapi lebih tinggi. "Satu bulan saja sapi ini sudah bunting," jelas Jefry.

Kepada Dinas Peternakan Kampar Jefry juga minta serius dalam mengerjakan program ini karena menurut Jefry ini bukanlah pekerjaan mudah. Dikatakan, kejadian tahun lalu jangan sampai terulang kembali karena dari 1200 ekor pengadaan sapi hanya 115 ekor yang dilaksanakan.
Untuk selanjutnya, Bupati Kampar Jefry Noer berjanji akan menambah jumlah bantuan sapi dari perusahaan melalui program CSR.(ara)

 

Berita Terkait