post image

Kampar Bakal Integrasikan e-Planing dan e-Budgeting

Kamparkab - Dalam rangka mewujudkan integrasi e-Planing (perencanaan) dengan e-Budgeting (penganggaran) serta pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Kampar, maka Kepala  Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kampar Ir. H. Azwan, MSi, melakukan kunjungan kerja ke Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Jawa Timur, Kamis (23/6).
 
Kedatangan Kepala Bappeda Kampar Ir. H. Azwan, MSi ke Bappeko Surabaya didampingi oleh Kepala Bidang Kerjasama Pemerintah M. Fadli Mukhtar, MSc, Kasubbid Perencanaan Anggaran dan Pembangunan Yusdien Hadinata, S.Si beserta dua orang staf.
 
Kehadiran Kepala Bappeda Kabupaten Kampar beserta rombongan disambut dengan ramah dan penuh keakraban oleh Kepala Bappeko Surabaya Agus Iman Sonhaji dan Sekretaris Bappeko Heru Apedianto beserta staf, termasuk pejabat dari Dinas Perhubungan dan Infokom, serta Bagian Bina Program Setdako Surabaya.
 
Pertemuan ini memang sudah dijadwalkan seminggu sebelumnya sesuai dengan permintaan dari Bappeda Kabupaten Kampar. Pertemuan dilakukan diruang rapat Bappeko Surabaya.
 
Dalam pertemuan tersebut Kepala Bappeda Kabupaten Kampar Ir. Azwan, MSi menyampaikan bahwa saat ini Bappeda Kabupaten Kampar sedang memprogramkan bagaimana mengintegrasikan sistem perencanaan dengan penganggaran. Ini juga merupakan salah satu rekomendasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dimana KPK merekomendasikan agar perencanaan dan penganggaran itu terintegrasi dalam sebuah sistem.
 
Dipilihnya Bappeko Surabaya sebagai tempat kunjungan kerja karena Bappeko Surabaya telah menerapkan sistem integrasi perencanaan dan penganggaran serta pengadaan barang dan jasa. Kemudian KPK dalam pertemuan dengan Kepala Daerah di Riau belum lama ini, juga menyarankan untuk belajar ke Bappeko Surabaya yang telah duluan menerapkan sistem integrasi perencanaan dan penganggaran ini.
 
Kemudian Kota  Surabaya juga sudah mewujudkan smart city (Kota Pintar), dan ini sejalan dengan apa yang ingin diwujudkan Pemerintah Kabupaten Kampar menjadi Smart regency (Kabupaten Pintar).
 
Pihak Bappeko Surabaya melalui Sekretaris Bappeko Surabaya Heru Apedianto menjelaskan secara gamblang dan  detil bagaimana sistem perencanaan dan penganggaran yang sudah terintegrasi dengan baik. Bappeko Surabaya sudah menerapkan berbagai aplikasi seperti  e-musrenbang, e-planing, e-budgeting, e-controling, e-monev, e-performance, e-payment dan banyak lagi aplikasi lainnya yang sudah terintegrasi.
 
Heru mengaku memang penerapan aplikasi ini tidak serta merta jadi dalam waktu singkat tapi melalui proses bertahun-tahun hingga mencapai seperti sekarang.  Aplikasi ini telah mampu mewujudkan efisiensi, efektif dan transparansi dalam sistem perencanaan dan penganggaran di Kota Surabaya. Aplikasi yang telah dibuat oleh Bappeko Surabaya ini merupakan bagian dari GRMS (Goverment Resource Management System) Kota Surabaya. 
 
Sistem GRMS Pemko Surabaya ini juga didukung dengan SIGIS (Surabaya Integrated Geographic Informatika System). Sigis ini juga sama dengan apa yang akan diterapkan pemerintah kabupaten Kampar dalam sistem perencanaan. Dimana Kabupaten Kampar dalam waktu dekat akan menerapkan sistem SIM RKPD-SIG (Sistem Informasi Management Rencana Kerja Pembangunan Daerah-Sistem Informasi Geografis). SIM RKPD-SIG ini merupakan proyek perubahan Kepala Bappeda Kabupaten Kampar Ir. Azwan, MSi selaku peserta Diklatpim II.
 
Kepala Bappeda kabupaten Kampar Azwan mengaku sangat terbantu dengan penjelasan dari pihak Bappeko Surabaya tentang GRMS dan SIGIS ini. Ia berharap ke depan akan terus terjalin komunikasi dan kerjasama yang baik dalam upaya mewujudkan integrasi perencanaan dan penganggaran di Kabupaten Kampar. Pihak Bappeko Surabaya menyatakan kesiapannya untuk membantu dan saling bertukar pengetahuan dengan Pemkab Kampar dalam sistem e-Planing dan e-Budgeting ini. (kamparkab19) 
Berita Terkait