post image

KPB Kembali Tinjau Desa Terisolir

XIII Koto Kampar, Setelah Desa Lubuk Bigau Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Rombongan Komunitas Peduli Bangsa (KPB) di dampingi oleh kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kampar Santoso yang diwakili Kabid Pencegahaan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Kampar Muhammad Nasir SE dan Staf Humas Setda Kabupaten Kampar kembali hadir ditengah-tengah masyarakat desa terisolir untuk berbagi kebahagian dan kali ini kepedulian tersebut di fokuskan pada desa Balung Kecamatan XIII Koto Kampar .

Ketua KPB Afrida Yani usai melakukan silahturahmi kunjungan dan berdialog bersama masyarakat (minggu, 24/4/2017) mengatakan saat kita melakukan survey terlebih dahulu untuk pendataan, baik itu infrastruktur, pendidikan, keagamaan, ekonomi kerakyatan, kesehatan, seni budaya serta sosial lainya.

Dalam  dialog bersama masyarakat yang didampingi Kades Balung Muhammad Ujud, berbagai pertanyaan dan permohonan masyarakat di ajukan diantaranya infrastruktur, pemberdayaan masyarakat khususnya ibu-ibu kreatif dan mempunyai potensi untuk meningkatkan ekonomi keluarga, pendidikan anak-anak usia dini, olahraga, seni budaya dan lain-lain.

“Kunjungan survey selama 2 hari ini kita awali dengan cara dialog bersama masyarakat di kantor desa agar data yang kita dapat betul-betul akurat dan lengkap, dan Alhamdulillah kita disambut masyarakat dengan antusias serta Kadesnya yang proaktif sangat mendukung kami, kemudian keesokan harinya kita melakukan survey lapangan untuk melihat langsung kebutuhan masyarakat tersebut”ujar Afrida

Dijelaskannya, dari hasil survey tersebut banyak sekali betul-betul masyarakat di desa Balung ini seperti instalasi air bersih yang sudah rusak, jembatan gantung sebagai jalan utama anak-anak untuk berangkat ke sekolah yang rusak dan dapat membahayakan keselamatan mereka dan sekaligus meninjau lahan pertanian yang memungkin untuk ditanami oleh masyarakat dengan bantuan pemerintah daerah nantinya.

“Kita harus mempunyai data yang pasti mengenai kebutuhan masyarakat disini, dan kita tidak mau meraba-raba karena ini menyangkut dengan masyarakat, apalagi Balung merupakan desa yang terisolir jadi harus kita perhatikan dengan baik.”tegas Afrida, ibu 2 orang anak ini.

Selain itu ketua KPB ini juga melakukan edukasi bersama anak-anak di 2 (dua) tempat, dan melakukan peninjauan pembangunan mesjid Ar-Rahman, peninjau sekolah PDTA, jalan dan jembatan serta sekolah.

“Data yang kita dapat di lapangan nantinya akan kita laporkan ke Pemerintah Daerah dengan harapan dapat di tindak lanjuti”.ujar Afrida Yani (AP)

Berita Terkait