post image
ARTIKEL : H BAHRIL HIDAYAT LUBIS, M.PSi

Motivasi Masyarakat dan Pemerintah Kampar Terhadap Program Tiga Zero

Tiga Zero, jargon yang menarik dan mengundang rasa ingin tahu semua orang. Pemerintah Kabupaten Kampar, Propinsi Riau, menerapkan konsep Tiga Zero dalam tugas dan fungsi kepemimpinannya, yaitu zero kemiskinan, pengangguran, dan rumah kumuh. Zero Kemiskinan adalah menurunkan angka kemiskinan secara signifikan untuk masyarakat kampar, Zero Pengangguran adalah membuka lapangan kerja dan kewirausahaan bagi masyarakat Kampar agar bisa mandiri dan mapan secara finansial, serta Zero Kemiskinan yang mencakup mengentaskan kemiskinan di Kampar.

Ditinjau dari teori Motivasi, program Tiga Zero sangat bernilai diterapkan di Kabupaten Kampar. Menurut definisi umum dari terminologi Bahasa Inggris, motivasi berarti alasan melakukan sesuatu (reason to do something). Sementara itu, motivasi secara umum sering diartikan sebagai sesuatu yang ada pada diri seseorang yang dapat mendorong, mengaktifkan, menggerakkan dan mengarahkan perilaku seseorang. Dengan kata lain motivasi itu ada dalam diri seseorang dalam wujud niat, harapan, keinginan dan tujuan yang ingin dicapai.   Motivasi di dalam diri manusia terdorong oleh karena adanya empat aspek, yaitu keinginan untuk hidup, keinginan untuk memiliki sesuatu, keinginan akan kekuasaan, keinginan akan adanya pengakuan. Motivasi juga seringkali diartikan dengan istilah dorongan. Dorongan atau tenaga tersebut merupakan jiwa dan jasmani untuk berbuat mencapai tujuan, sehingga motivasi merupakan suatu driving force yang menggerakkan manusia untuk bertingkah laku, dan di dalam perbuatannya itu mempunyai tujuan tertentu

Program Tiga Zero mampu menciptakan dan meningkatkan motivasi masyarakat Kampar untuk melakukan sesuatu yang terbaik dalam kehidupannya, terus mendorong, mengaktifkan, dan mengarahkan perilaku masyarakat agar meningkatkan kualitas hidup, mempertahankan keberlangsungan kehidupan, keinginan untuk memiliki sesuatu yang bernilai, dan melanjutkan mata rantai kepemimpinan (kekuasaan) atau leadership di Kabupaten Kampar. Motivasi tersebut akan terus mendorong dan menggerakkan manusia dalam mencapai tujuan-tujuan hidup yang positif dalam kehidupannya.

Setiap dorongan yang ada dalam motivasi manusia, khususnya masyarakat Kampar terkait dengan program Tiga Zero, masyarakat Kampar akan meningkat motivasinya untuk keluar dari kemiskinan. Jerat kemiskinan yang sebelumnya menurunkan kualitas hidup masyarakat Kampar, saat ini sudah mulai berlalu. Pemerintah Kampar berhasil mengentaskan kemiskinan. Berdasarkan data dari Riau Pos, 12 September 2012, pada masa awal pemerintahan Bupati Jefry Noer, saat ini, jumlah penduduk Kampar mencapai 780.000 orang lebih, menurut data statistik, kemiskinan di Kampar berkisar 12 persen atau sekitar 93.000 orang. Pemetaan data lebih kurang 20 persen x 780.000 = lebih kurang 156 ribu orang.  Diperkirakan dengan program ini dalam dua tahun zero kemiskinan, zero pengangguran dan zero rumah-rumah kumuh selesai. Setelah berjalan dua tahun, program tersebut berhasil meningkatkan penghasilan dan mengurangi jumlah pengangguran masyarakat Kampar melalui Hasil Pelatihan Balai P4S Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu. Berbagai bentuk program pelatihan di bidang perikanan, pertanian, jasa konveksi, dan dana pinjaman bergulir, dll, berhasil mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan di Kabupaten Kampar. Dengan demikian, dua program dari Tiga Zero Pemerintah Kampar sudah menunjukkan tingkat keberhasilan yang memuaskan.

Program terakhir, seiring dengan itu, Pemerintah Kampar terus mengatasi permasalahan rumah kumuh di Kampar. Pemerintah Kampar terus mendorong dan melakukan program pemukiman penduduk yang lebih layak melalui pengembangan perumahan untuk masyarakat Kampar. Pemerintah memberikan kemudahan akses kepengurusan administrasi maupun mengatur regulasi yang saling menguntungkan dengan pihak investor terkait pengembangan perumahan untuk mengatasi masalah perumahan kumuh tersebut. Oleh karena itu, Program Tiga Zero sudah berjalan dan ditepati oleh pemerintah Kampar, khususnya Bupati Kampar Jefry Noer sebagai pengawas dan motivator utama untuk program tersebut secara bijak.

Jadi, tinjauan teori motivasi sangat selaras berkaitan dengan Program Tiga Zero akan mendorong dan mengarahkan pembangunan fisik, mental, dan spiritual di Negeri Serambi Mekah ini untuk pencapaian tujuan hidup yang terarah. Dukungan pemerintah Kabupaten Kampar yang memfasilitasi kebutuhan masyarakat Kampar tentang masalah kemiskinan, pengangguran, dan rumah kumuh, meningkatkan kualitas hidup masyakarat Kampar tempo kini. Lebih jauh lagi, untuk memudahkan program Tiga Zero (dan agenda kerja pemerintah kampar lainnya), akses jalan raya lintas Pekanbaru-Kampar, telah diperbaiki dan diperluas agar sarana infrastruktur tersebut bisa dijadikan sebagai akses pendistribusian hasil produksi pertanian, perikanan, dan kelancaran perjalanan masyarakat Kampar dalam menjalankan profesinya masing-masing. Dengan demikian, jerat kemiskinan pun lepas dari simpul kehidupan masyakarakat Kampar. Tiga Zero, agenda kerja dan program yang berkesinambungan sudah menunjukkan keberhasilan yang memuaskan dalam mengarahkan dan meningkatkan motivasi masyarakat dan pemerintah Kampar dalam pencapaian tujuan berupa kualitas hidup yang lebih baik.

 (Oleh H. Bahril Hidayat Lubis., M.Psi: Penulis, Psikolog, dosen, dan Kepala Bidang Rehabilitasi Badan Narkotika Kabupaten Kampar)

Berita Terkait