post image

Pejabat Di Lingkup Bappeda Sertijab

Kamparkab - Pasca pelantikan dan pengukungan penjabat eselon IV, III dan II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar yang dilakukan Selasa lalu, selanjutnya diikuti dengan  serah terima jabatan (sertijab) para pejabat yang dilantik dan dikukuhkan tersebut. Demikian juga dengan pejabat yang mutasi di lingkup Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kampar diikuti dengan sertijab.

Acara serah terima  jabatan  dilingkup Bappeda  dilakukan, Jumat (20/1/17) bertempat diaula kantor Bappeda Kabupaten Kampar. Acara serah terima jabatan ini sekaligus  merupakan ajang silahturahmi  bagi  pejabat yang sertijab dengan seluruh  keluarga  besar Bappeda Kabupaten Kampar.

Berdasarkan pelantikan dan pengukungan pejabat  dilingkup Pemerintah Kabupaten Kampar Selasa lalu, ada tiga  pejabat eselon III.B yang pindah dari Bappeda ke SKPD lain yakni, Maryedi pindah ke Dinas Sosial, Riadel Fithri dan Erfi Susanti pindah ke Dinas Infokom.

Sedangkan pejabat eselon IV.A ada dua,   yakni Yepi Kurniadi yang pindah ke Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dan  Angga yang  pindah ke BKPSDM.  Kemudian pejabat yang masuk (pindah) ke Bappeda dari SKPD lain yakni Nursin Ali Ekaputra.

Pejabat yang pindah dari Bappeda memang lebih banyak dari  pejabat yang masuk ke Bappeda. Hal ini disebabkan menyesuaikan dengan Struktur Organisasi Pemerintah Daerah (SOPD) yang baru. Dimana struktur Bappeda semakin ramping dari 7 bidang sebelumnya menjadi 4 bidang.

Kepala Bappeda Kabupaten Kampar Ir. H. Azwan, MSi  saat acara serah terima tersebut menyampaikan bahwa mutasi bagi Aparatur Sipil Negara merupakan hal  biasa  dan  tidak perlu dipertentangkan. “Mutasi ini sudah melalui sebuah proses,” ujarnya.

Dinas Infokom  merupakan OPD yang baru. Oleh sebab itu ia berpesan kepada Riadel dan Erfi Susanti agar terus bekerja dengan baik. “Tunjukkan bahwa kita di Bappeda ini sudah terlatih bekerja  dengan baik yang siap bekerja siang dan malam. Keunggulan kita adalah tidak ada yang tidak bisa kita lakukan,” ingatnya.

Kepala Bappeda Kampar, Azwan meminta kepada seluruh pejabat yang pindah agar berbesar  hati dan siap menjalankan tugas ditempat baru. “Jabatan itu amanah, dan harus diemban dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Ia berpesan serah terima ini diikuti dengan serah terima aset-aset yang dituangkan dalam berita acara. “Perintah Pj Bupati seluruh aset-aset akan ditertibkan,” ingat Azwan.

Sementara itu Maryedi mengaku berat meninggalkan Bappeda apalagi ia sudah lama di Bappeda sejak tahun 2009. Baginya Bappeda sudah seperti keluarga sendiri. “Meski sudah pindah, hati saya tetap disini. Saya mohon maaf kalau selama ini mungkin ada salah ucap, sikap  yang tidak pada  tempatnya,” ujarnya.

Riadel Fithri menyampaikan  bahwa tidak ada syak wasangka atas kepindahannya dari Bappeda. Mungkin ini yang  terbaik baginya. “Saya berbesar hati menerima ini. Tali silahturahmi tetap terjaga.  Selaku pribadi saya mohon maaf. Tidak ada  gading yang tak retak,” ujarnya mohon maaf.

Sedangkan Yepi Kurniadi juga mengaku cukup berat meninggal Bappeda. Irama pekerjaan di Bappeda cukup bagus.  Selama 2 tahun 10 bulan ia berdinas di Bappeda banyak pengalaman yang pelajaran berharga  yang ia petik. “Banyak pengalaman yang ditemukan disini tapi mungkin tidak ditemukan ditempat lain,” ujarnya.

Ia berharap hubungan silahturami  tetap terjaga. “Pindah ini adalah perintah maka saya siap eksekusi,” ujarnya.

Sementara itu Angga juga mengaku banyak pengalaman yang didapat di Bappeda meskipun ia  bertugas di Bappeda belum cukup satu tahun. “saya menyampaikan terimakasih atas bibingan dan kerjasmanaya selama ini,’ ujarnya.

Sekretaris Bappeda Kampar Afrizal, mengingatkan  kepada mereka yang pindah  untuk selalu dapat menjaga silahturahmi. “Kita sudah menjadi bagian dari Bappeda mari kita jalin terus  tali silahturahmi,” ajaknya. (Kamparkab-019)

Berita Terkait