post image

Petani Berharap Bencana Asap Tak Terulang

Kamparkab- Para petani sawit di Kabupaten Kampar sangat berharap agar bencana kabut asap seperti tahun lalu tidak terjadi lagi. Sebab, bencana asap sangat menganggu produktivitas Tandan Buah Segar (TBS).

Demikian disampaikan oleh Nurdin, salah seorang petani sawit di Bangkinang ketika dikonfirmasikan , Jumat (12/8).

Nurdin mengatakan bahwa masyarakat sangat berharap banyak kepada aparat terkait agar tegas dalam menindak pelaku pembakaran lahan dan hutan. Saat ini sebagian perkebunan sawit sudah ada yang mulai berbunga dan berbuah lagi dalam jumlah yang lebih banyak, namun bila kabut asap kembali datang, dikhawatirkan mengganggu pertumbuhan bunga dan buah yang baru muncul tersebut.

“Usai bencana asap tahun lalu, kami cukup lama merasakan buah trek  (produksi menurun, red), karena  banyak bunga sawit berguguran dan gagal berkembang menjadi buah. Semoga kabut asap itu tidak terulang kembali,’’ucap Nurdin yang didampingi rekannya Joni.

Menyinggung tentang harga, pada pekan ini harga TBS cenderung bertahan di posisi Rp1040 per kilogram di tingkat petani swadaya. “Pekan ini sepertinya harga bertahan, meski demikian kami tetap berharap agar harga kembali meningkat, sehingga kami memiliki biaya lebih untuk melakukan perawatan dan pemupukan,’’tambahnya.(kamparkab-013)

Berita Terkait