post image
Dikunjungi Komisi II DPRD Kampar

RSUD Bangkinang Berupaya Tingkatkan Pelayanan

Kamparkab - Pihak manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangkinang berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Meski baru sepekan memindahkan layanan poliklinik ke bangunan RSUD yang baru di Jalan Lingkar Bangkinang, namun manajemen RSUD Bangkinang berjanji untuk memperbaiki dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Hanya saja saat ini beberapa kendala ditemui di RSUD yang baru yakni terbatasnya pasokan listrik di RSUD Bangkinang yang baru tersebut. Manajemen RSUD Bangkinang berharap pada tahun anggaran 2015 ini ada bantuan Pemerintah Kabupaten   Kampar untuk menambah daya listrik

"Kebutuhan tersebut saat ini sifatnya sudah mendesak," beber Direktur RSUD Bangkinang dr Wira Dharma disela-sela kunjungan Sekretaris Komisi II DPRD Kampar Agus Candra, S.Ip di RSUD Bangkinang yang baru di Jalan Lingkar, Bangkinang, Rabu (15/4/2015).

Dikatakan Wira, pelayanan di RSUD Bangkinang yang baru yang terletak di Jalan Lingkar Bangkinang belum bisa optimal karena salah satu diakibatkan oleh minimnya pasokan energi listrik.

Kedatangan Agus Candra bersama sejumlah wartawan ini disambut Direktur  RSUD Bangkinang dr Wira Dharma  dan sejumlah petugas pelayanan kesehatan.

Direktur  RSUD Bangkinang dr Wira Dharma kepada Agus Candra mengungkapkan, sejak difungsikannya lantai satu dan dua Gedung RSUD Bangkinang yang baru sejak Senin (6/4/2015) yang lalu, pihaknya telah berupaya untuk  terus berbenah dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Hanya saja pelayanan kesehatan tersebut belum optimal sesuai dengan yang diharapkan oleh masyarakat maupun pihak RSUD Bangkinang, lantaran kebutuhan pokok rumah sakit masih minim pasokan energi listrik sebagi penunjang utama pelayanan kesehatan.

“Sesuai dengan kebutuhan rumah sakit,  kita butuh pasokan energi listrik untuk beban puncak sebesar 780 Kilo Volt Amper (KVA) dan 661 KVA untuk beban biasa, sedangkan pasokan energi listrik  yang ada saat ini baru sebasar 33 KVA,” akui  Wira yang mengaku pihaknya terpaksa  mematikan jaringan listrik untuk ruangan admnistrasi perkantoran di lantai dua demi lancarnya proses pelayanan kesehatan di lantai satu.

Disampaikan wira, hal ini mesti mereka lakukan demi kepuasan masyarakat dalam menerima pelayanan  kesehatan dari rumah sakit. “Apalagi saat ini pelayanan  kesehatan di RSUD Bangkinang yang baru telah memfungsikan jaringan  on line, seperti  system Informasi Manajemen (SIM) untuk merekan data pasien secara online,” ujarnya.

Penambahan pasokan energi listik ini sangat penting apalagi RSUD Bangkinang baru saja ditetapkan oleh Kementrian Kesehatan sebagai rumah sakit rujukan regional dan RSUD ini juga sedang berjuang agar bisa naik kelas menjadi tipe B. . “Namun harapan itu kemungkinan baru  terwujud tiga tahun kedepan, tapi yang jelas kita akan berbuat yang terbaik untuk RSUD Bangkinang yang terbaik di Riau ini,” harap Wira.

Sementara itu Sekretaris Komisi II DPRD Kampar, Agus Candra, kepada wartawan mengatakan,  bahwa pihaknya berterimaksih kepada pihak RSUD Bangkinang yang telah berupaya semaksimal mungkin dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Kita harus berikan apresiasi kepada RSUD Bangkinang, dengan keterbatasan fasilitas yang ada terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan  maksimal kepada masyarakat kabupaten Kampar," ujar Agus. Namun Agus minta pihak manajemen RSUD Bangkinang jangan cepat berpuas diri dan terus meningkatkan kinerja serta pelayanan kepada masyarakat sambil terus berupaya melakukan lobi kepada Pemkab Kampar, Pemprov Riau dan Pemerintah Pusat sehingga RSUD ini semakin berbenah.(ara)

Berita Terkait