post image

Tempat Penampungan Permanen Harus Dibangun

BANGKINANG (kamparkab.go.id)-Bencana banjir sudah mejadi rutinitas setiap musim hujan datang tak lepas di daerah kawasan jembatan yang terdapat di Desa Gunung Sahilan, Sahilan Darusalam dan Subarak Kecamatan Gunung Sahilan. Setiap kali banjir, ratusan rumah terendam  di bantaran jembatan tersebut. Bupati Kampar H Jefry Noer SH  turun langsung ke lokasi banjir, Ahad (16/11) ketika meninjau tersebut Jefry Noer l mengatakan bahwa karena bencana ini merupakan bencana musiman  terjadinya. Maka  ke depan  di daerah Kecamatan Gunung Sahilan segera dibangun penampungan pengungsian permanen bukan tenda darurat lagi.

"Banjir yang selalu terjadi ini merupakan luapan air sungai yang apabila debitnya sudah tinggi akibat hujan yang turun terus menerus. Dimana ditempat  penampungan tersebut akan disediakan air bersih yang cukup,"ucap Jefry. Untuk percepatan pembangunanya, Jefry menekankan Kepala Dinas Sosial dan Kepala BPBD agar segera merealisasikannya pembangunan tersebut. Saat penyerahan bantuan, Jefry Noer makan bersama dengan para masyarakat yang mengungsi ditenda pengungsian  bukan menggunakan  tetapi makan satu talam bersama-sama warga, bahkan Jefry juga sempat menyuapi anak-anak warga yang berada ditenda tersebut.

Irtarius selaku Kepala BPBD Kampar menjelaskan bahwa bencana banjir  terjadi sejak Kamis malam (13/11), dimana rumah yang terendam akibat hujan terus turun selama beberapa hari terakhir. Adapun  antuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar melalui BPBD Kampar dan Dinas Sosial kepada korban banjir berupa 200 paket sembako serta makan siap saji. Dari Tim PKK Kampar yang langsung diserahkan Ketua TP-PKK Kampar Hj Eva Yuliana SE berupa Indomie 50 kotak , Air minun Aqua 50 kotak, Roti 25 kaleng. Sementara itu bantuan dari BNPBD Provinsi Riau berupa 242 buah pket sembako dan 1,5 ton beras yang juga diserahkan langsung oleh Kepala BNPBD Provinsi Riau Said Saqlul Amri.
Usai menyerahkan bantuan dan makan bersama Jefry Noer dan rombongan langsung menuju Desa Mentulik Kecamatan Kampar Kiri Hilir untuk meninjau langsung juga beberapa titik banjir serta jembatan yang putus akibat banjir beberapa waktu yang lalu.

Sementara Ketua PKK yang juga Anggota DPRD Riau perwakilan Kampar Hj Eva Yuliana mengatakan akan memperjuangkan usulan pembangunan penampungan permanen bagi korban banjir(humaskampar)

Berita Terkait