post image

Program CSR Perusahaan Harus Utamakan Kepentingan Masyarakat Kampar

Kamparkab- Coorporate Sosial Responsibility (CSR) program yang sangat strategis dalam mewujudkan sinergitas antara Pemerintah dengan perusahaan swasta. Dengan CSR, pihak swasta diharapkan mengutamakan kepentingan masyarakat Kabupaten Kampar.

Demikian dikatakan Bupati Kampar H Jefry Noer SH ketika memimpin Rapat Koordinasi dan Sinergitas Dalam Pelaksanaan Program Coorporate Sosial Responsibility (CSR) Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perusahaan yang Beroperasi di Wilayah Kabupaten Kampar di Ruang Lantai III Kantor Bupati Kampar, Jum’at (8/1).  Rapat dihadiri dihadiri Kepala SKPD, Kepala Bagian, Camat se Kabupaten Kampar dan juga dihadiri pelaku usaha dan beberapa perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Kampar.

Dikatakan Bupati, rapat tersebut merupakan bentuk perlindungan bagi perusahaan dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Hal yang terpenting ada hubungan saling menguntungkan antara masyarakat dengan perusahaan. Perusahaan yang memberikan CSR harus mengutamakan kepentingan masyarakat, mengutamakan kepentingan masyarakat tempatan dimana perusahaan itu beroperasi.  

Dalam melaksanakan perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan program CSR perlu dilaksanakan dengan sinkronisasi sehingga pelaksanaannya dapat bersinergi dan terintegrasi dengan program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar. Disamping itu, pelaksanaan CSR yang tepat sasaran merupakan sebagai upaya meningkatkan partisipasi perusahaan dalam melaksanakan pembangunan daerah.

Jefry Noer juga mengatakan bahwa Program CSR yang dilaksanakan agar diprioritaskan untuk mendukung program RTMPE dan kegiatan lainnya dengan tujuan untuk membantu program pemerintah demi meningkatkan pembangunan daerah. CSR adalah wajib sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Kampar Nomor 3 tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial Perusahaan.

CSR tidak ditekankan kepada berapa nominalnya, melainkan ada hitungan sesuai dengan keuntungan perusahaan masing-masing.  Diharapkan di Kabupaten Kampar ada 20 RTMPE perdesa dengan demikian Kabupaten Kampar surplus Bawang, cabe, telur, biogas sayuran serta swasmbada daging sapi.

Dalam pengarahannya Jefry Noer juga memaparkan kewajiban perusahaan diantaranya menyusun, menata, merancang dan melaksanakan kegiatan  TSP sesuai dengan prinsip-prinsip tanggung jawab social dunia usaha dengan memperhatikan  kebijakan Pemerintah daerah dan peraturan perundangan yang berlaku tegas.

Selain itu Jefry Noer mengatakan CSR Perusahaan juga harus menumbuhkan, memantapkan dan mengembangkan system jejaring kerjasama dan kemitraan dengan pihak-pihal lain serta melaksanakan kajian, monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan TSP. Hal itu dilakukan dengan memperhatikan kepentingan perusahaan, Pemerintah daerah, masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Dalam rapat tersebut, Jefry juga mengingatkan bahwa ruang lingkup bantuan CSR meliputi bantuan pembiayaan penyelenggaraan kesejahteraan sosial, kompensasi pemulihan dan atau peningkatan fungsi lingkungan hidup dan memacu pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan (Humas/AK)

Berita Terkait