post image
Akibat Hukuman Mati Bandar Narkoba

Brazil Rusak Hubungan Diplomatik

Kamparkab - Anggota Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno Laksono menilai sikap Pemerintah Brazil yang menolak duta besar Indonesia di negaranya dapat merusak hubungan diplomatik kedua negara.

        "Pemerintah Brazil yang menolak surat kepercayaan dari Dubes Indonesia pada saat sudah berada di Istana Presiden Brazil, merupakan pelecehan terhadap Indonesia," kata Dave Akbarshah melalui telepon selulernya, Sabtu (21/2) malam.

        Menurut Dave, jika Pemerintah Brazil ingin membela warga negaranya yang dijatuhi hukuman mati di Indonesia sah-sah saja, tapi hendaknya melalui cara-cara dan prosedur yang sesuai dengan proses hukum di Indonesia.

        Ketua Umum DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) ini menilai cara-cara yang dilakukan Brazil sungguh tidak elegan dan merusak hubungan diplomatik kedua negara.

        Dave menyatakan mendukung Pemerintah Indonesia yang bersikap tegas dengan menarik pulang duta besarnya dari Brazil.

        "Pemerintah Indonesia juga agar bersikap tegas dengan menolak duta besar Brasil di Indonesia untuk segera pulang ke negaranya," kata Dave.

        Dave juga menjelaskan hubungan diplomatik antara Indonesia dan Brazil sudah berjalan baik selama ini dan sudah terjalin kerja sama, terutama di  bidang perdagangan.

        Menurut dia, di bidang militer Indonesia sudah memesan pesawat untuk mengawasi wilayah pantai di Indonesia.

        Di bidang perdagangan, kata dia, Brazil yang merupakan penghasil daging sapi terbesar di dunia berusaha memasukkan produksi dagingnya ke Indonesia.

        "Pemerintah Indonesia hendaknya mengevaluasi kerja sama perdagangan dengan Brazil dan mencari opsi kerja sama dengan negara lain," katanya. (humas/ant)

Berita Terkait