post image

BRI Bangkinang Bantu Korban Banjir

Kamparkab - PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Wilayah Kampar memberikan bantuan bagi korban yang terkena dampak bencana banjir  di Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, hal ini sebagai bentuk toleransi terhadap korban bencana alam.
 
Bantuan diberikan langsung oleh Pimpinan Cabang Bank BRI Cabang Bangkinang Arully Irsan yang diwakili Rayendra (Asisten Manager Bisnis Mikro) Kanca BRI Bangkinang dan langsung menyerahkan secara Simbolis kepada Camat Kampar Kiri Hulu Nuzum Ashal, Senin (7/3) di halaman Kantor Camat Kampar Kiri Hulu. 
 
Bantuan diserahkan kepada masyarakat yang terkena dampak paling besar terhadap bencana banjir berupa 60 kotak Mie Instan. 
 
Rayendra menyatakan ban¬tuan di daerah lain akan disa¬lurkan melalui masing-masing kantor Cabang BRI. BRi juga memastikan bahwa kegiatan operasional perbankan melalui kantor cabang BRI setempat tetap berjalan normal sehingga tidak mengganggu pelayanan kepada para nasabah.
 
“Bantuan ini merupakan ben¬tuk kepedulian BRI bagi sau¬dara-saudara yang terkena korban bencana dan bagian dari kegiatancorporate community respon¬sibility (CCR) dalam bidang bantuan sosial untuk korban bencana,” ucap Rayendra. 
 
Bantuan tersebut adalah wujud kepedulian BRI terhadapa saudara kita yang terkena korban banjir di Kecamatan  Kampar kiri hulu, masyarakat  terebut adalah bahagian dari nasabah BRI karena keberadaan BRI di Kabupaten Kampar sangat sangat dekat dengan masyarakat terutama dengan keberadaan BRI Unit dan TerasBRI dan agen agen Brilink yg suda banyak keberadaan di Desa-desa di kabupaten kampar. 
 
Ditambahkan Rayendra sasaran bantuan korban gempa ini sesuai hasil koordinasi dengan pihak BPBD Kabupaten Kampar.
“Setelah kami berkoordinasi dengan pihak BPBD, kami lalu bersepakat untuk menyerahkan semua bantuan kami di Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Jadi dikecamatan ini bukan kemampuan kami, tapi hasil dari koordinasi dengan BPBD,” ujar Rayendra. 
 
Sementara itu Camat Kampar Kiri Hulu Nuzum Ashal menyampaikan bahwa Kendala yang dihadapi pihak kecamatan adalah biaya untuk pendistribusian sembako ini, karena salah satu akses pendistribusian bantuan sembako hanya tinggal melalui akses sungai, akses tersebut tentu dibutuhkan armada perahu boat kayu bertenaga mesin, hal tersebut tentunya membutuhkan dana transportasi yang tidak sedikit. 
 
Nuzum Ashal juga mengharapkan bantuan uluran tangan dan bantuan karena biaya pendistribusian sangat mahal, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Pj Bupati Kampar untuk penanganan masalah pendistribusian bantuan ini, diharapkan seluruh Kepala Desa memberikan masukan dan sumbangsih pikiran untuk menyampaikan bantuan ini tepat kepada korban bencana Banjir. 
 
Nuzum Ashal juga meminta Aparatur Desa untuk dapat datang ke Kantor Camat dan melakukan koordinasi serta mencarikan solusi terbaik agar sembako bantuan untuk korban banjir ini secepatnya sampai kepada korban ucap Nuzum Ashal.(Kamparkab) 
Berita Terkait