post image

Ramadhan Turunkan Kesombongan

Kampar Utara (kamparkab.go.id) - Menyambut dan melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan ini lebih sempurna jika kita mampu menurunkan tingkat kesombongan, mengurangi gibah atau menceritakan orang lain serta khusuk dalam menjalan ibadah sholat.
Demikian disampaikan Bupati Kampar H Jefry Noer saat memberikan pengarahan pada kunjungan Tim Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Kampar di Mesjid Ath-Thoyyibah dusun Kapur Desa Sendayan Kecamatan Kampar Utara. Minggu, 13/7
Berkaitan dengan ibadah sholat Jefry Noer menjelaskan bahwa ada rangkaian wujud khusuk dalam menunaikan ibadah sholat diantaranya niat, kemudian cara berwudhu dalam membersihkan diri sebelum menunaikan sholat .
 
“niatkan didalam hati kita ketika kita hendak mengambil wudhu dengan memohon kepada Allah untuk menghapus dosa yang telah kita perbuat, sebagai contoh ketika kita membasuh air mulai dari telapak tangan hingga sikut kita, ya Allah maafkan hamba mu ini jika selama ini hamba mengambil dan menerima harta kekayaan yang bukan hak hamba ya Allah”tutur Jefry
Begitu juga yang lainnya, ketika membasuh muka hingga kepala, telinga, hidung, mulut dan kaki semua mempunyai makna tersendiri bagi kita yang betul-betul melaksanakan sesuai dengan sunnah, dan hal ini akan terasa jika niat kita membersih diri kita dengan tujuan agar sholat yang kita kerjakan nantinya dapat diterima oleh Allah Swt.
 
“dengan demikian tanpa kita sadari kesombongan kita akan turun sendiri, karena tidak ada yang mampu melebih Allah Swt  sebab Allah yang menciptakan langit dan bumi ini dan atas kehendakNya lah semua yang terjadi di alam semestanya”ucap Jefry Noer
 
Jika kita selalu melaksanakan sholat sesuai dengan sunnah maka nantinya kita akan selalu rindu untuk melaksanakannya, rindu akan ibadah tersebut sebab sholat merupakan tiang agama dan apabila kita laksanakan dibulan suci Ramadhan akan berlimpat ganda pahalanya dan sejalan deng itu kita pun akan rindu akan bulan penuh berkah ini.
 
“ingat bulan Ramadhan, hati saya terasa ngilu, akankah saya dapat melaksanakan ibadah, mengumpulkan amal pahala dengan benar dijalanNya dan apakah saya bertemu kembali dan merasakan bulan Ramadhan tahun depan”ucap Jefry
 
Sehubungan dengan itu pula Pemerintah Kabupaten Kampar melalui 5 Pilar Pembangunan menetapkan Akhlak dan Moral sebagai Pilar pertama yang akan mewujudkan perubahan pada sisi keagamaan dimana dalam hal ini kita bagaimana tanggungjawab kita kepada nilai-nilai keagamaan yang dilaksanakan sehari-hari.
Selain itu tambah Jefry Noer bahwa pemkab Kampar pada saat ini sedang giat-giatnya mengentaskan kemiskinan, pengangguran dan rumah-rumah kumuh, dengan berbagi terobosan yang dilaksanakan diantaranya dengan penanaman bawang merah, dimana Kabupaten Kampar memiliki potensi sebagai penghasil bawang merah di Propinsi Riau bahkan akan berazam untuk menjadikan Kabupaten Kampar menjadi central Bawang Merah di pulau sumatera.
Selanjutnya dalam peningkatan eknomi kerakyatan lainnya pemkab Kampar juga menggesa masyarakat untuk giat dalam usaha yang dapat memberikan perubahan langsung terhadap peningkatan ekonomik masyarakat, Usaha yang menjanjikan dan telah diuji coba adalah Bertanam cabe, dan memelihara ikan.
 
Untuk rumah kumuh Pemkab Kampar akan membangun rumah Layak huni yang diperuntukan bagi masyarakat yang sangat miskin, oleh karena itu Jefry Noer tidak meminta kepala desa dan camat untuk mendata dengan benar.
 
“saya ingatkan kades, untuk memilih masyarakat yang betul-betuk miskin dan jangan memilih  karena ada hubungan atau kedekatan” Kata Jefry mengingatkan para kepala desa.
 
Tahun ini Pemerintah Kabupaten Kampar membuat 68 desa percontohan atau desa binaan 3 zero kemiskinan, penggangguran, dan rumah kumuh, termasuk desa sedayana yang mendapatkan bantuan pembangunan 3 unit Rumah Layak Huni dan 5 unit pembangunan Rumah Rehab Layak Huni.
 
Jefry Noer juga mengingatkan masyarakat akan bahayamya penyalagunaan dan pengedaran narkoba yang saat ini sudah menyebar kedesa dan dapat membahayakan masa depan anak-anak dan generasi kita. Untuk itu Jefry meminta setiap dusun membangun poskamling yang dijaga siangdan malam.
 
“Dengan membuka poskamling kita bisa mengontrol dan mengawasi setiap pendatang yang masuk kedaerah atau desa kita dan jika terlihat pendatang yang mencurigakan segera laporkan ke Kades atau pihak polisi”pinta Jefry Noer.
 
Sebelumnya Bupati Kampar dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kampar Hj. Eva Yuliana Sholat Magrib dan buka bersama dengan masyarakat serta menyerah secara simbolis Sembako dan Rumah Layak Huni kepada masyarakat.
 
Pada malam tersebut Bupati Kampar H Jefry Noer dan  tim Safary Ramadhan beserta masyarakat mengumpulkan infaq dan sadaqah sejumlah Rp.30.500.000 yang langsung diserahkan ke pengurus di Mesjid Ath-Thoyyibah dusun Kapur Desa Sendayan Kec. Kampar Utara.(Humas Kampar)

Berita Terkait