post image
Bupati Kampar Hadiri Rapat Evaluasi Karlahut

Jefry Noer: Kampar Aman dari Kebakaran Lahan

Kamparkab - Bupati Kampar Jefry Noer SH menghadiri Rapat Evaluasi Penanggulangan Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) se Provinsi Riau di Gedung Arjuna Roesmin Nurjadin Pekanbaru yang juga dihadiri oleh Danrem 031 WB Nurendi, Danlanud Henry Alfiandi, Kepala BPBD Provinsi Riau Ed Sanger serta mewakili Kapolda Riau Karo Ops Polda Riau Edi Setio BS, Kamis (27/8).

Di sela-sela acara Jefry mengatakan bahwa menurut laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar HM Irtarius saat ini Karlahut di Kampar cukup aman, namun perlu dilakukan pengawasan dan koordinasi secara continue kepada seluruh tim atau satgas mengantisipasi karlahut ini karena segala sesuatu dapat saja terjadi jika kita tidak waspada.

“Karlahut di Kampar cukup aman dan ini merupakan hasil kerjasama seluruh dinas terkait termasuk satgas-satgas yang sudah berkerja keras memadamkan api serta menghilang asap di seluruh wilayah di Kabupaten Kampar termasuk masyarakat yang sudah ikut peduli terhadapt bahayanya Karlahut ini, namun yang perlu dilakukan adalah tetap mengantisipasi gejolak-gejolak karlahut dengan berkoordinasi bersama tim karlahut yang terdiri dari satgas-satgas yang ada," ujar Jefry.



Berkaitan dengan itu pula Irtarius menjelaskan bahwa menurut laporan pagi ini terjadi satu titik asap dilokasi rimbo panjang, untuk itu sudah diturunkan tim untuk melakukan tindakan pemadaman. “Pagi ini kita sudah terima laporan bahwa ada satu titik asap di daerah rimbo panjang dan langsung kita turunkan tim untuk menindak lanjuti laporan tersebut sehingga tidak ada asap lagi di Kabupaten Kampar,”ujar Irtarius.

Mengenai kabut asap yang ada saat ini Irtarius juga menyebutkan bahwa ini merupakan asap kiriman dari provinsi tetangga yakni Jambi dan Sumatera Selatan dan bukan dari Provinsi Riau.

”Memang kita akui bahwa di beberapa Kabupaten di Riau terpantau titip api dan asap  namun pagi hal ini sudah ditanggulangi oleh satgas gabungan dan sudah sebahagian besar sudah dipandamkan hanya tinggal di Kabupaten Kuantan Singingi dan Rokan hilir masing-masing satu titip api,” ujar Irtarus. (Humas Kampar/AP)

Berita Terkait