post image

Lebih 54 Ribu Warga Riau Sakit Akibat Asap

Kamparkab - Dinas Kesehatan Provinsi Riau mencatat laporan bahwa polusi asap di berbagai wilayah kabupaten/kota yang terjadi sejak lebih sebulan terakhir telah memberi dampak sebanyak 54.135 jiwa menderita sakit.

"Penyakit paling banyak adalah infeksi saluran pernafasan atas dengan jumlah sebanyak 44.960 orang. Kemudian iritasi mata 2.753, Asma 2.064,Pnemumonia 769 dan panyakit lainnya," kata Kepala Dinas Kesehatan Riau, Andra Sjafril lewat pesan elektronik yang diterima, Minggu (4/10/2015) pagi.

Dia mengatakan, jumlah penderita karena paparan asap menyebar di 12 kabupaten dan kota di Riau, terbanyak adalah di Kota Pekanbaru.

Untuk menekan angka penderita ISPA, lanjut dia, pohaknya telah menyiapkan puskesmas keliling.

"Kemudian ada juga posko penanggulangan panyakit akibat asap. Kita berharap tidak hanya pemerintah, pihak perusahaan juga harus berpartisipasi melakukan penanganan penyakit ISPA," katanya.

Yang diharapkan lagi, demikian Andra, masyarakat juga sadar dan meu untuk melindungi diri dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah atau gedung.

"Banyak-banyak minum air putih dan pakai masker selama beraktivitas, terutama jika keluar rumah," katanya.

Menurut catatan, bencana kabut asap dampak kebakara lahan dan hutan di Riau telah berlangsung setiap tahunnya sejak 18 tahun silam.

Kalangan aktivis pecinta lingkungan menyatakan, sejumlah lahan yang terbakar dominan adalah milik kelompok masyarakat yang kemudian kini telah ditumbuhi tanaman perkebunan dan tanaman industri milik perusahaan dan kalangan pejabat pemerintahan serta oknum penegak hukum. (fzr)

Berita Terkait