post image

Modernisasi Pertanian, Kampar Terima Lima Unit Traktor

Kampar - Dalam pencanagan pengolahan tanah dengan Pertanian pola Konvensional menuju Mekanisasi Pertanian Modern, Kabupaten Kampar terima lima unit bantuan Traktor pengolahan lahan pertanian.
 
Dari lima unit tersebut, secara simbolis Bupati Kampar H Azis Zaenal,SH,MM didampingi Kepala Dinas Pertanian TPH Kabupaten Kampar Henry Dunan, SP, MMA serta Dandim 1313/KPR Letkol Yudi Prasetio menyerahkan dua unit di Desa Pulau Tinggi Kecamatan Kampar, rabu sore (26/7).
 
Setelah Azis Zaenal dan Dandim 0313/KPR Letkol Yudi Prasetio mencoba Traktor tersebut,  sesi tanya jawab langsung dilakukan oleh Azis Zaenal sambil duduk betsila dengan masyarakat setempat.
 
 
Azis menyampaikan, bahwa kita berharap masyarakat Kampar kedepan untuk hidup lebih baik dari masa kemasa. Hal ini bisa  terwujud mesti dengan cara kerja dan kerja, apabila smkita sudah berusaha, insyaallah ekonomi hidup masyarakat akan meningkat. "Kedepan di Kampar jangan sampai ada lagi tanah yang kosong."tegas Azis".
 
Semoga dengan bantuan alat mesin pertanian modern, pupuk yang bagus, bibit yang bagus serta masyarakat benar-benar mau bertani dengan baik, insyaallah kampar akan bisa memenuhi kebutuhan pangan kampar sendiri bahkan juga bisa swasembada pangan.
 
Hal senada juga disampaikan Mewa Ariani dari Kementrian Pertanian RI meyampaikan, bahwa di Kabupaten Kampar jangan sampai ada tanah yang tidur atau yang kosong lahi mari kita bangunkan tanah, artinya mari kita tanam tanah yang kosong. Karena dengan cari itu kita bisa makan cukup, kita bisa menyekolahkan anak dan kita bisa hidup sejahtera.
 
Sementara itu Kepala Dinas Pertanian TPH Kabupaten Kampar Henry Dunan, SP, MMA dalam laporannya menyampaikan bahwa Traktor Roda  Empat tersebut merupakan bantuan APBN tahun 2017 dari Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementrian Pertanian Republik Indonesia.
 
Untuk tahun 2016 yang lalu, Kampar menerima dua unit traktor. Untuk tahun 2017 sendiri Kampar kembali menerima sebanyak lima unit Traktor Roda Empat. Hal ini kita upayakan dari APBN sebagai bentuk upaya untuk meningkatkan terus sektor pertanian khususnya dalam pertanian padi.
 
Untuk diketahui kebutuhan beras di Kabupaten Kampar selama setahun lebih kurang sebanyak 120 ribu ton, sementara lahan sawah yang masih berfungsi sejauh ini hanya 6 ribu hektar. Dimana pola modrn ini kita laksanakan bahwa, sekitar 10 tahun kedepan apakah petani atau anak-anak kita mau bercita-cita menjadi petani.? Pasti tidak. Oleh sebab itu pola modern ini perlu dilaksanakan."terang Dunan".(Diskominfo Mzk).
Berita Terkait