post image
Malam Anugerah UMKM Bank Riau Kepri Award 2015

Jefry Noer: Kampar Miliki Segudang UMKM yang Berhasil

Kamparkab - Membesarkan para pelaku Usaha Mikri Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan tanggung jawab pemerintah dan Pemerintah Kabupaten Kampar, Riau, telah melakukan itu sejak lama hingga kini memiliki "segudang" UMKM yang berhasil.

Bupati Kampar Jefry Noer mengatakan itu usai menghadiri acara Malam Anugerah UMKM Bank Riau Kepri Award 2015 di Hotel Pangeran Pekanbaru pada Jumat (30/10/2015).

Jefry Noer mengatakan, saat ini tugas pemerintah tidak hanya memajukan UMKM, namun bagaimana mereka juga kedepan akan mampu menyerap tenaga kerja. "Hal ini juga telah kami lakukan lewat perbagai program salah satunya Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi (RTMPE)," katanya.

Lewat RTMPE, demikian Jefry, keluarga miskin tidak hanya mampu untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarga, namun juga akan menjadi kaya raya dan yang muslim akan mampu untuk naik haji, sesuai dengan rukun Islam ke 5.

Sementara itu pada malam puncak penyerahan penghargaan Bank Riau Kepri Award ke 7 kepada pelaku usaha mikro dan kecil binaan perusahaan perbankan itu, tergmbarkan peran aktif dan dukungan perbankan yang luar biasa.

Kepedulian dan dukungan dari pihak perbankan dalam memajukan perekonomian daerah mempunyai peran penting dalam mengayomi dan menjalin kerja sama dengan Pemerintah Daerah untuk  meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini sejalan dengan keinginan dan visi daerah untuk memberikan pembinaan kepada usaha kecil dan menengah dalam membantu program-program daerah.

Direktur Utama Bank Riau Kepri DR Irvandi Gustari dalam pengarahannya menyampaikan penghargaan ini di mulai sejak tahun  2009 dan ini adalah yang ke tujuh, banyak usaha ekonomi mikro yang mempunyai potensi luar biasa, bagaimana kita menggalinya disinilah peran Bank dalam melakukan pembinaan dari sector modal melalui dana pinjaman.  

"UMKM sejalan dengan visi Bank Riau Kepri dalam meningkatkan dan membina Usaha Mikro Kecil dan  Menengah (UMKM) dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya di Riau dan Kepulauan Riau," kata Irvandi.

Ia menjelaskan, bahwa penilaian ini dilakukan dengan sangat ketat dengan persyaratan dan indikator yang harus dimiliki oleh para pengusaha.

Oleh sebab itu, lanjut dia, kepada yang perusahaan yang memenangkan salah satu kategori dari 4 kategori usaha yang dinilai dianggap merupakan perusahaan yang mampu memberikan sumbangsih terhadap perusahaan itu sendiri maupun untuk membuka peluang tenaga kerja.

Sementara itu Plt Gubernut Arsyadjuliandi Rachman dalam pengarahannya menyampaikan bahwa Anugerah UMKM Bank Riau-Kepri merupakan respon dari keinginan aspirasi daerah dan pemegang saham dalam memberika sumbangsih dan pembinaan kepada para usaha di daerah.

"Dan inilah yang kita kita minta  komitmen Bank Riau Kepri untuk meningkatkan portopolio dengan UMKM di daerah masing-masing, Bank Riau Kepri harus mengambil peran di Riau ini," katanya.

Karena jika tidak, lanjut dia, maka sektor ini bisa jadi akan diambil oleh pihak lain atau bank swasta yang juga gencar dalam memberikan pembinaan kepada usaha kecil di daerah.

"Saya sangat setuju apa yang sering disampaikan oleh Bupati Kampar Jefry Noer bahwa Bank Riau Kepri harus merakyat dengan mengambil peran di rumah sendiri. Jika perlu Bank Riau Kepri harus jemput bola," kata Plt Gubernur yang akrab disapa Andi Rachman.

Ketika itu, tamu utama yang hadir meliputi Komisaris Utama Bank Riau-Kepri HR Mambang Mit, Bupati Kampar Jefry Noer dan sejumlah pejabat asap 12 kabupaten/kota di Riau dan pejabat Kepri.

"Apalagi kabupaten/kota di Riau khususnya Kampar sedang giat-giatnya dalam membina usaha kecil menengah terutama dengan program RTMPE yang di usung oleh Bupati Kampar," katanya. (Humas Kampar/pardi)

Berita Terkait