post image
Matangkan Persiapan Porprov

Pemda Kampar Diskusi Pengolahan Danah Hibah

Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau ke-IX di Kabupaten Kampar hanya menghitung bulan, segala persiapan terus dilaksanakan Pemda Kampar. Hal ini juga mengingat dalam pengolahan keuagan Organisasi KONI tidak diperkenankan memberikan hibah/bantuan kepada pihak ketiga.

Makanya dalam percepatan bantuan dukungan danah hiba yang akan diberikan Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas DISPORA sebesar Rp 10 milyar harus jelas titik terang dalam penyaluran dana tersebut.

Hak tersebut disampaikan Pj Bupati Kampar yang diwakili oleh Asisiten II Setda Kampar Nurbit saat menghadiri Forum diskusi pengolahan dana hibah Pemprov Riau tahun 2017 di Kantor KONI Riau Jalan Gajah Mada Pekanbaru, senin (17/4).

Nurbit menjelaskan, bahwa terkait pelaksanaan Porprov Riau ke-IX  di Kabupaten Kampar oktober 2017, sejauh ini Kampar sebagai tuan rumah dalam persiapan sarana dan prasarana sudah maksimal dan hamper selesai.

Dalam hal ini, sejauh ini Kampar telah menganggarkan dana lebih kurang Rp 36 milyar. Sementara untuk kebutuhan pelaksanaan Porprov di Kampar nantinya, Pemda Kampar membutuhkan dana lebih kurang Rp 46 milyar.

Dengan demikian, pemda Kampar membutuhkan suntikan dana dari pemrov riau sebesar Rp 10 juta, allhamdulillah kekurangan Rp 10 milyar tersebut nantinya akan diberikan bantuan dukungan oleh Pemrov Riau melalui Dinas Dispora Riau. Akan tetapi bantuan dukungan tersebut sampai saat ini  pihak pemda Kampar belum menerima titik terang, apakah dana tersebut dikelola oleh Dispora Riau,KONI Riau atau diserahkan langsung kepada pemda kampar.

Sebab, dana tersebut untuk sementara dihibahkan kepada KONI Riau, akan tetapi dana yang sudah dihibahkan tidak boleh dihibahkan lagi.  Makanya dana tersebut saat ini masih dalam pembahasan antara Pemrov Riau, KONI Riau dan Pemda Kampar. Walaupun disisi lain, bahwa sebagai penyelenggara Porprov ini adalah Pemrov Riau melalui KONI Riau dan Kampar hanya sebagai tuan rumah.” Ungkap Nurbit”.

Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Riau Emrizal Fakis Menyampaikan, bahwa kalau bicara kebutuhan peyelenggara yang dibentuk menjadi panitia sepenuhnya adalah menjadi kewenangan pemrov Riau. Apalah pemrov membagi shering kepada KONI atau shering dengan pemda Kampar/

Akan tetapi, posisi kampar dengan APBDnya yang tersedia lebih kurang Rp 35 milyar silahkan menyiapkan sarana dan prasarana atau kebutuan lain yang menjadi domain dan tanggung jawab kampatr. Tetapi paniitai bukan tanggung jawab Kampar, karena panitia dalah pemrov riau serta Kampar hanya sebagai tempat penyelenggara.(kamparkab/MZK

Berita Terkait