post image

Damkar Pemkab Bersama TNI, Polri dan Masyarakat Padamkan Api di Sungai Hijau

Kamparkab-Tim Gabungan Pemadam Kebakaran (damkar) Pemkab Kampar bersama TNI, Polri dan masyarakat melakukan pemadaman api kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) di Sungai Hijau Desa Salo Kecamatan Salo Kecamatan Kampar.

Kebakaran terjadi pada Ahad (7/8) sekitar pukul 13.30WIB di Sungai Hijau Desa Salo Kecamatan Salo Kabupaten Kampar pada posisi Latitute 0.30871 Longitute 100.9945.

Kebakaran tersebut dilapokan oleh Kepala Desa Salo Nurzali kepada Kapolsek Bangkinang Barat (Kuok) Iptu Wan Mantazakka. Lahan-lahan yang terbakar antara lain milik Slamet Mulyo als Mamik (51) warga Dusun Air manis Desa Salo seluas lebih kurang satu hektare. Lahan milik M Nur (64) warga Dusun Terang Bulan Desa Salo lebih kurang tiga hektare, lahan milik Tamsir (47) warga Simpang Siabu Desa Salo seluas lebih kurang satu hektare, lahan milik Abasri (30) warga Air Manis Desa Salo seluas lebih kurang satu hektare.

Sekitar pukul 14.00WIB, pemadaman Karlahut yang dipimpin oleh Kapolsek Bkn Barat Iptu Wan Mantazakka beserta personil  Polsek Bangkinang Barat, personil Polsek Kota, Personil Polres Kampar, Babinsa, Dam Kar, Kades Salo dan masyarakat peduli api 10 orang. Bahkan pada Ahad (7/8) sore, Polres Kampar menurunkan kendaraan Air Water Canon yang biasa digunakan mengantisipasi kerusuhan massa juga diturunkan untuk memadamkan api dekat Sungai Hijau wilayah kecamatan Salo.Sekitar pukul 18.00WIB api berhasil dipadamkan.

Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata SiK melalui Paur Humas Polres Kampar Iptu Deni Yusra kepada wartawan mengatakan bahwa jajarannya bersama pihak terkait dari unsur TNI maupun BPBD Kampar telah intens melakukan upaya pencegahan maupun antisipasi Karlahut dengan menurunkan personil dari Satuan Sabhara, Bhabinkamtibmas serta anggota Polsek Jajaran melakukan patroli karlahut di wilayah kabupaten Kampar.Tapi besarnya wilayah dan kondisi medan serta akses jalan yang tidak memadai tentu menjadi kendala, sehingga tidak semua wilayah dapat terpantau oleh personil gabungan ini.

“Untuk itu perlu kiranya dukungan semua pihak dan masyarakat luas termasuk perusahaan perkebunan yang ada di wilayah kabupaten Kampar untuk eksis dalam melakukan pencegahan maupun penanganan bila terjadi Karlahut. Kepada pihak-pihak yang masih coba-coba melakukan pembakaran lahan diingatkan lagi untuk tidak melakukan perbuatan tersebut karena selain merugikan dan menyengsarakan masyarakat juga diancam dengan sangsi pidana yang berat,”tegas Kapolres.

Kebakaran lahan terjadi di Kecamatan Salo Kabupaten Kampar. Lahan milik empat orang warga seluas lebih kurang enam hektare terbakar. Api dengan cepat dipadamkan oleh tim gabungan sehingga tidak semakin meluas ke wilayah sekitarnya.(Kamparkab-013)

Berita Terkait