post image
Akreditasi Puskesmas Dikabupaten Kampar

Bupati Kampar : Utamakan Perbaikan SDM Kesehatan

Kamparkab - Peningkatan mutu Pelayanan kesehatan di Kabupaten Kampar memang terus ditingkatkan, salah satunya dengan program Pelayanan Puskesmas buka 24 jam, program ini telah sejak dahulu dicanangkan tepatnya tahun 2014, tetapi tidak dengan mutu sumber daya Manusianya, banyak Puskesmas yang hanya sekedar buka saja, tetapi tidak melayani, Hal ini diperlukan perbaikan Mutu SDM dari tenaga kesehatan itu sendiri. 


Akreditasi Puskesmas hal yang berdampak baik bagi peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Puskesmas, tetapi yang paling utama adalah didahului dengan peningkatan Sumber Daya Manusianya, karena pelayanan publik atau pelayanan Masyarakat harus dimulai dengan membaiknya sumber daya manusia. 

Bupati Kampar Jefry Noer menyampaikan hal itu ketika membuka acara pembukaan Akreditas Puskesmas dikabupaten Kampar dihotel Tiga Dara Kecamatan Siak Hulu, Rabu, (9/11). 

Pelayanan Kesehatan untuk masyarakat harus dengan hati nurani, jadikan pelayanan kesehatan sebagai ibadah, karena pelayanan yang didasari dengan ibadah pasti menghasilkan yang baik, karena pelayanan kesehatan masyarakat sangat dibutuhkan tegas Jefry Noer. 

Untuk Puskesmas yang tidak mendapatkan Akreditas untuk tidak berkecil hati, jadikan sebagai cambuk penyemangat untuk bisa memberikan pelayanan lebih baik lagi, Puskesmas harus belajar bagaimana untuk dapat memberikan pelayanan terbaik, bukan hanya sekedar akreditas, tetapi belajar untuk bagaimana memberikan pelayanan kepada kesehatan masyarakat. 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar Dr. Muhammad Harris dalam laporannya menyampaikan Akreditasi adalah suatu pengakuan yang diberikan oleh lembaga eksternal terhadap hasil penilaian kesesuaian proses dengan standar yang berlaku dan digunakan. 

Muhammad Harris juga menjelaskan Standar Akreditasi Puskesmas terdiri dari 3 bagian diantaranya Standar Administrasi dan Manajemen, Standar Program Puskesmas Standar. Akreditasi Puskesmas sangat diperlukan untuk Pemberian pelayanan publik yang berkualitas dan mampu memberikan kepuasan bagi masyarakat merupakan kewajiban yang harus dilakukan oleh pemerintah. 

Puskesmas sebagai ujung tombak dan sekaligus sebagai tolok ukur pelayanan publik di bidang kesehatan, merupakan salah satu pilar dalam memenuhi tuntutan reformasi birokrasi. Penilaian kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas menunjukkan hasil yang belum memenuhi standar kualitas pungkas Harris. 

Sementara itu Perwakilan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Tarmizi Daud dalam penyampaian sambutannya mengatakan bahwa  manfaat dari adanya Akreditasi Puskesmas diantaranya Isu Kualitas Pelayanan Kesehatan Dasar, Pemberian pelayanan publik yang berkualitas dan mampu memberikan kepuasan bagi masyarakat merupakan kewajiban yang harus dilakukan oleh pemerintah, Puskesmas sebagai ujung tombak dan sekaligus sebagai tolok ukur pelayanan publik di bidang kesehatan, merupakan salah satu pilar dalam memenuhi tuntutan reformasi birokrasi dan Penilaian kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas menunjukkan hasil yang belum memenuhi standar kualitas. 

Selanjutnya Tarmizi Daud menambahkan Puskesmas Kuok untuk hari ini telah berhasil menerima akreditas, untuk tiga hari kedepan berturut-turut tim survei akan melakukan penilaian sekaligus Surveyor ke dua Kecamatan dimulai dengan Kecamatan Kampar Kiri dan terakhir Kecamatan Tapung ungkapnya. 

Akreditasi telah kita lakukan sejak tahun 2015 dan telah banyak telah dilakukan studi banding, dan ada 4 Puskesmas yang telah diajukan untuk diberikan akreditasi diantaranya Puskesmas Tapung perawatan, Kampar Kiri dan Kuok. Tim Surveyor terdiri dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Dinas Kesehatan Provinsi Riau serta dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar paparnya. (kamparkab/08)

Berita Terkait