post image

Bupati : Segera Bangun dan Tertibkan Pedagang Pasar

Kamparkab- Bupati Kampar H Jefry Noer meninjau lokasi kebakaran pasar Syariah Ulul Albab Desa Tanah Merah Kecamatan Siakhulu, Jumat (27/2) yang terbakar pada Kamis (26/2) dinihari kemarin yang menghanguskan satu blok sebanyak 16 toko atau kios pedagang.

Bupati mengingatkan pengelola pasar agar segera dibangun baru blok atau kios pedagang pasar dengan permanen, atur ulang penempatan pedagang dan sesuaikan dengan dagangannya, dimana lokasi  pedagang sayur, tempat penjual daging dan pedagang buah, agar tertib dan rapi , kalau ditertibkan susunan dan tata letak kios pedagang pasar disamping rapi juga member kemudahan bagi pembeli mencari kebutuhan belanja.

Usai dari lokasi kebakaran, Bupati bersama Kepala Bagian Humas Setda Kampar Sabaruddin SSos dan pengelola pasar, meninjau lokasi pedagang lain sambil memperhatikan sambungan kabel yang terpasang di tiap kios pedagang dan telihat banyak yang semberawut begitu juga tata letak dagangan.

Melihat kondisi seperti itu, Jefry Noer mengingatkan agar dicek dan ditertibkan arus listrik kemudian sambungan kabel di tiap los di cek kembali agar jangan ada berlebih arus lampu litrik dan jangan ditambah-tambah karena hal seperti ini dapat menyebabkan arus pendek sehingga mudah terbakar. Bagi pedagang yang tidak mau diatur, Bupati dengan tegas mengatakan, agar di ambil tindakan tegas, kalau perlu jangan beri tempat di pasar karena akibat perbuatan pedagang seperti itu fatal bahkan merugikan pedagang lain.

Termasuk masalah garis police line dari pihak kepolisian guna kepentingan penyelidikan penyebab kebakaran, Bupati menginstruksikan kepada Camat Siak hulu dan Kepala Badan Bencana Daerah (BPBD) yang hadir disitu untuk segera ditanyakan ke pihak kepolisian, kalau sudah jelas penyebabnya, agar dibuka kembali sehingga pedagang sekitar dapat berjualan lagi.

Kepala BPBD Kampar Irtarius, menjelaskan akan segera menindak lanjuti instruksi Bupati dan membantu masyarakat pedagang pasar ulul albab bersama Dinas Sosial Kabupaten Kampar dan Camat Siakhulu.      Hal pertama harus menginventarisasi kerugian bersama Dinas sosial dan camat, mudah-mudahan ada bantuan dari pemda melalui dari dinas sosial.

Untuk kedepan karena di Kecamatan Siakhulu, padat pemukimannya dan jauh dari Kabupaten, untuk mengantisipasi terjadi kebakaran dan penanganan cepat tanggap, akan di sediakan 1 unit mobil pemadam kebakaran di kantor camat Siakhulu,kata Irtarius.            Selain itu akan membentuk empat pos pelayanan siaga kebakaran yaitu di Kecamatan  Siakhulu, Kampar kiri, XIII KotoKampar dan Kecamatan Tapung.(Humas Kampar/ KF)

 

Berita Terkait