post image
Mengedepankan Pola Sistem Jajar Legowo

Desa pangkalan Serik Lakukan Gerakan Tanam Padi Serentak

Siak Hulu - Gubernur Riau diwakili Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Riau Ir feri hc Ernaputra M.Si, Pj Bupati Kampar diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Mawardes , Kadis Pertanian Kampar Hendry Dunan, Anggota DPRD Kampar Iip Nur Shaleh, Camat Siak Hulu Tabrani beserta Babinsa dan Masyarakat melakukan tanam Serentak  padi dengan sistem Jajar Legowo di desa pangkalan serik kecamatan Siak hulu (25/4).
 
Desa pangkalan serik saat ini memiliki lahan seluas 60 hektar yang dikelola oleh kelompok tani dan telah dikembangkan menjadi sentra pertanian dan akan terus dikembangkan, sementara potensi yang masih mungkin untuk dikembangkan seluas 285 hektar namum belum dapat dikelola sepenuhnya.
 
Saat ini hadir wacana ditengah -tengah masyarakat untuk  melakukan alih fungsi lahan dari Perkebunan kelapa sawit menjadi cetak sawah tanam padi Karena desa pangkalan serik berlokasi tepat dipinggir daerah aliran sungai (DAS) dan merupakan solusi yang paling tepat untuk meningkatkan pendapatan masyarakat serta menambah kapasitas produksi padi di desa pangkalan serik.
 
Bupati Kampar yang diwakili staf ahli Mawardes dalam pidatonya mengharapkan dengan dicanangkan sistem taman padi jajar legowo serta pembinaan dilevel petani nantinya dapat menjadikan kabupaten Kampar menjadi pusat lumbung pangan diriau. Dijelaskanya kebutuhan beras dikampar pada 2016 sebesar 72 ton sementara produksi hanya sebesar 22,7 ton sehingga Kampar mengalami defisit sebesar 49 ton atau 68,42% dari total kebutuhan per tahunnya.
 
Solusi peningkatan produksi pertanian menurutnya adalah melalui langkah pemerintah menjadi regulasi bagi petani, "pemerintah harus dapat memberikan subsidi benih, optimalisasi lahan, rehabilitasi lahan terlantar, pengembangan jaringan irigasi, pemanfaatan mesin dan alat pertanian guna peningkatan produksi padi" ungkap Mawardes
 
Sementara itu, Gubernur Riau diwakili Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Riau Ir feri hc Ernaputra M.Si saat memberikan sambutannya mengaku sangat terkesan dengan semangat petani di pangkalan serik, apalagi dirinya mengaku pernah berbuka puasa bersama petani 2 tahun yang lalu dengan makanan khas tradisional kuabu yang masih diingat dengan jelas.
 
Feri mengajak petani untuk lebih giat dalam meningkatkan hasil produksi pertanian dengan memperhatikan secara optimal lahan pertanian kemudian baru berfokus dalam penjualan hasil pertanian. " kita siapkan usulan untuk Musrentannas agar nantinya masuk kedalam pembahasan dan kita dapat tingkatkan pertanian dikampar" ungkapnya
 
Serta memungkinkan penyuluh untuk membuat E-Proposal untuk diusulkan hingga ke level pusat kalau memang memiliki potensi besar untuk dikembangkan dan dapat mendongrak kapasitas produksi pertanian.
 
Selanjutnya kepala Dinas Pertanian Kampar Hendry Dunan menyebutkan upaya peningkatan produksi untuk tahun 2017 telah dilakukan melalui peningkatan benih dari IP100 menjadi IP200, pengembangan lumbung pangan desa seluas 450 hektar, pengembangan lahan jagung hibrida seluas 100 hektar serta pengadaan mesin band tracktor sebanyak 10 unit. "Untuk April hingga September 2017 telah ditetapkan sasaran luas tanam padi seluas  10.735 hektar dengan target luas panen seluas 9.337 hektar dengan sasaran produksi sebanyak 40,2 ton pertahun" ungkap Henry Dunan (DAT)
 
 
Berita Terkait