post image

Jabatan Itu Amanah, Jangan Dianggap Rahmat

Kamparkab- Bupati Kampar H Jefry Noer mengharapkan kepada Kepala Desa yang baru saja terpilih tidak menganggap jabatan yang diraih itu sebagai rahmat, tetapi jadikanlah jabatan itu amanah.

 Hal itu ditegaskannya pada saat memberikan sambutan pada acara syukuran atas pelantikan Kepala Desa Lubuk Siam  Amri Jono periode 2015-2012 di halaman Kantor Desa Lubuk Siam Kecamatan Siak Hulu, Senin (28/12). Hadir juga pada kesempatan itu Camat Siak Hulu Fajri Adha, Anggota DPRD Kampar Rahmad Jevary Juniardo, ratusan undangan lainnya.

Jefry mengatakan, jabatan yang amanah itu mengandung makna bahwa kades terpilih benar-benar berazam untuk melayani masyarakat. Tetapi kalau dianggap sebagai rahmat, maka tentu kades terpilih minta dilayani dan mengharapkan imbalan.  “Kebanyakan orang-orang yang menganggap jabatan itu rahmat, setelah menjabat semuanya akan dijadikan uang, jangan sampai hal itu terjadi.”katanya.

Jefry mengungkapkan, Kades yang terpilih tidak perlu buat program yang aneh-aneh, cukup saja jalankan program dari Pemkab kampar yang sudah ada sekarang. “Kan sudah banyak program dari Pemkab kampar, apalagi program yang teranyarkan Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi. Untuk itu kita harus bersama-sama menyukseskannya”katanya lagi.

Pada kesempatan tersebut, Bupati mengimbau seluruh Kades untuk melayani masyarakat 24 jam, bekerja bukan hari kerja saja. “Karena kita bukan orang kantoran, jabatan kita ini jabatan politis. Makna kerja 24 jam itu ada kerja buat masyarakat, ada kerja buat keluarga dan yang paling utama kerja untuk diri sendiri,”ucapnya.

Ketua TP PKK Kampar Hj Eva Yuliana yang berkesempatan hadir juga memberikan sambutan pada acara syukuran itu. Eva mengatakan, kalau berbicara desa tentu pasti ada seorang pemimpin yang mengayominya yaitu kepala desa.  “Apa yang menjadi harapan dari Kepala Desa harus betul-betul kita dukung. Tidak mungkin Kepala desa bisa bekerja sendiri saja. Untuk itu masyarakat juga mempunyai peran yang sangat penting dalam kemajuan desa itu nantinya,”kata Eva.(humas/Mhi)

Berita Terkait