post image

Jefry Noer Tanyakan Keseriusan RTMPE

Kamparkab - Bupati Kampar Jefry Noer kembali tanyakan keseriusan Kepala SKPD dijajaran Pemerintah Kabupaten Kampar untuk mengaplikasikannya di Dinas masing-masing. Hal ini disampaikan Jefry Noer ketika dirinya memimpin Rapat Kerja seluruh SKPD di Kampung Wisata Tiga Dara Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu, Selasa (7-7). Disamping itu manfaat dari Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi (RTMPE) adalah menanamkan jiwa "Enterpreneurship" jiwa wiraswasta didalam jiwa Aparatur Sipil Negara (ASN), sebab hal ini sangat penting. "Karena apabila seorang ASL telah masuk masa pensiun, maka program ini sangat berguna," ungkap Jefry Noer Di dalam arahan rapat kerjanya Jefry Noer mengungkapkan bahwa modal RTMPE adalah Rp120 juta, telah dibantu dinas pertanian 5 ekor sapi, tinggal 70 juta, sebab 1 sapi adalah 10 juta, CSR perusahaan bisa membantu minimal 1 sapi per perusahaan, dari dinas perikanan Rp20 juta, tinggal 50 juta saja modal RTMPE di masing-masing desa. Lebih lanjut Jefry menjelaskan, bahwa sapi 6 ekor yang dperlihara di RTMPE tersebut, dalam satu bulan kita anggap menghasilkan urin 500 liter saja dengan harga jual dengan harga jual 1 liter Rp 15 ribu sudah mengasilkan Rp 7,5 juta. Disamping itu di buat Biogas kotoran sapi yang enam ekor juga akan menghasilkan 1 smpai 1,5 ton/bulan, anggap saja 1 ton/bulan dengan harga jual Rp 1000 udah menghasilkan Rp 1 juta. Selain itu ada lagi 1 bupuk cair dalam sebulan akan menghasilkan 150 liter, dikali dengan harga Rp 10 ribu juga sudah menghasilkan Rp 1,5 juta ungkapnya. Disamping itu ayam petelor sebanyak 100 ekor tersebut, dalam satu hari ayam bisa menghasilkan 60/70 butir telor, anggap saja 50 butir/hari dangan harga jual minimal Rp 2000, maka satu bulan sudah Rp 3 juta. Nah dengan demikian penghasilan Rp 10 juta/bulan tidak akan kemana dan tidak akan habis untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari ujar Jefry Noer. Lebih jauh Jefry Noer menyampaikan hal ini selain SKPD mengaplikasikannya, program ini dapat dilihat langsung oleh masyarakat sekitar tempat RTMPE itu dibangun. Selanjutnya dirinya mengungkapkan bahwa jika satu desa terdapat 20 RTMPE tidak Mustahil Kabupaten Kampar "swasembada" pangan dan Energi di Provinsi Riau paparnya menutup. (Humas Kampar Andi karman)
Berita Terkait