post image

Peserta Pelatihan diminta Fokus Bangun Kemandirian Pangan

Kamparkab - Kepala Badan Penyuluh Pertanian dan ketahanan Kabupaten Kampar menutup dan membuka secara resmi di pusat pelatihan pertanian perikanan swadaya (P4S) tahun 2016 di lokasi pelatihan desa kubang jaya kecamatan siak hulu.

Dari 183 peserta angkatan 2 dan angkatan 3 yang mendaftar dan mengikuti program pelatihan selama 2 minggu hanya 147 peserta yang akhirnya mendapatkan sertifikat kelulusan pada saat acara penutupan, sedang untuk pembukaan angkatan ke 4 dan 5 saat ini peserta yang telah mendaftar baru sebanyak 103 peserta, menyusul datangnya peserta lainnya yang sedang dalam perjalan dikarenakan lokasi desa yang ada di kecamatan cukup jauh dan memakan waktu.

Dalam sambutanya Dr aliman makmur selaku kepala BPPKP kabupaten kampar mengharapkan kepada peserta pelatihan yang telah mengikuti pelatihan selama 2 minggu dan dinyatakan berhasil agar nantinya dapat membangun desa, memulai segala sesuatunya dari dasar ilmu yang telah didapatkan selama masa pelatihan sehingga desanya memiliki kekuatan dan kemandirian pangan. Minimal peserta tersebut dapat memenuhi kebutuhanya dan keluarga secara mandir. "Pulang pelatihan bawa ilmu, jangan malas buat menerapkanya didesa. Bangun dasar kemandirian pangan didesa dengan dimulainya dari rumah tangga kita sendiri"ujar aliman

Selain itu aliman juga menegaskan agar pengaplikasian program rumah tangga mandiri pangan dan energi (RTMPE) juga dapat segera dimulai begitu setibanya didesa, memulai dengan kemampuan dasar yang dimiliki. "Pulang kedesa  bangun RTMPE, pelihara apapun yang bisa menjadi sumber pangan kita dan menambah penghasilan. Pelihara ayam atau lele dikolam terpal juga bisa jadi solusi pangan rumah tangga dan menambah penghasilan keluarga"ujar aliman

Bagi peserta yang baru mendaftar sebanyak 103 orang juga diingatkan agar nantinya serius belajar dan menimba ilmu agar nantinya memiliki keterampilan dan pengetahuan yang mumpuni dalam upaya dibidang pertanian.

Di sisi lain sudirman selaku panitia pelaksana kegiatan pelatihan peserta pelatihan pertanian mengaku bahwa selama menjalani pendidikan pihaknya melakukan kontrol yang baik bagi peserta."untuk kelengkapan peserta kita berikan yang terbaik, konsumsinya juga kita awasi agar mereka dapat belajar dengan maksimal"ujar sudirman (kamparkab 09)

Berita Terkait