post image

Bupati Kampar ; Jangan Sampai Sesaama Suku Saling Menjatuhkan

Tambang - Dalam hidup bermasyarakat dipedesaan sudah jelas jiwa kebersamaan dan gotong royong adalah hal yang utama, untuk menjaga hal tersebut jangan sampai pula sesama sesuku malah saling menjatuhkan.
 
Hal tersebut disampaikan Bupati Kampar H Azis Zaenal,SH,MM saat menghadiri acara Halal Bihalal Pasukuan Piliang Desa Kualu Nenas Kecamatan Tambang kamis malam (10/8).
 
Azis Zaenal menjelaskan, bahwa berkumpul adalah rahmat, bercerai adalah laknat. Artinya, dalam ajaran islam saja dianjurkan sesama umat untuk selalu menjaga kebersamaan dan kekompakan. Oleh sebab itu, antar sesama suku usahakan saling rukun jangan sampai ada saling menyalakan, saling menyakiti serta saling menghianati.  
 
Jaga kesatuan pesukuan, kalau sakit sma-sama menjenguk. "Seberapa ada uang kumpulkan berikan pada keluarga kita yang sakit tersebut". Sekali lagi mari jaga kebersamaam dalam masyakarat khususnya pasukuan piliang."terang Azis".
 
Banyak kita lihat saat ini, ninik mamak dengan kemanakan saling selisih paham. Ninik mamak mesti mengayomi anak kemanakan serta anak kemanakanpun menghargai ninik mamak sebagai orang yang dupercaya untuk memimpin persukuan. Dengan adanya halal bihalal ternyata Saya banyak memiliki sanak saudara di Kualau Nenas."ungkap Azis".
 
Kemudian Azis Zaenal berpesan khususnya anak kemankan Pasukuan Piliang, untuk terlalu cepat menjual tanah. Sebab lima tahun kedepan harga tanah khususnya Kualau Nenas harganya akan naik meroket, sebab Kualu tahun 2018 pelebaran jakan akan segera dilanjutkan lagi. Untuk diketahui sampai saat bahwa tidak ada parbrik pembuat tanah, orang semakin banyak tetapi tanah tidak bertambah.
 
Sementara itu ketua panitia Firdaus,SE  dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan halal bihalal tersebut dilaksanakan memang intinya silaturahmi antar pasikuan piliang dengan Mamak Azis Zaenal yang saat ini sebagai Bupati Kampar.(Mzk).
Berita Terkait