post image

Waspadai Makanan yang Mengandung Boraks dan Rhodamin

Kamparkab.go.id - Bupati kampar azis zaenal mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai makanan yang menjadi konsumsi sehari - hari karena menurut survei dilapangan yang dilakukan  BPOM saat melakukan survei pasar banyak menemukan makanan yang tidak layak konsumsi dan banyak mengandung zat berbahaya yang tidak seharusnya ada didalam makanan konsumsi, hal ini disampaikan Azis Zaenal saat melakukan Safari Ramadhan di Desa Sungai Pinang Kecamaran Tambang (14/6).

Safari Ramadhan juga dihadiri Rusli Efendi Sekretaris Badan Pelaksana Masjid Istiqlal Jakarta, Tokoh Masyarakat Tambang, Kepala OPD Kampar, dan seluruh Kepala Desa di Kecamatan Tambang.

Informasi yang disampaikan oleh Bupati Kampar terkait masalah makanan tidak layak konsumsi ini bukanlah tanpa alasan, sebelumnya ketika Azis memperkenalkan satu persatu FORKOPIMDA dan Kepala OPD kepada masyarakat Sungai Pinang hadir diantaranya Kepala Dinas Ketahanan Pangan Aliman Makmur yang menjelaskan bahwa telah ditemukanya sejumlah makanan yang positif mengandung rhodamin dan boraks pada makanan yang dijual kepada masyarakat di pasar - pasar yang ada di Kabupaten Kampar.

Untuk itu Bupati Kampar menghimbaui agar lebih berhati-hati ketika membeli makanan konsumsi, “Dipasar – pasar diwilayah Kampar sudah ditemukan makan yang tidak layak konsumsi, jadi hati-hati membeli makanan konsumsi”ungkap azis

Hal ini terkait usia layak hidup yang masih cukup rendah di Kabupaten Kampar di kisaran 68 tahun sementara ukuran Indonesia adalah 77 tahun, dan kabupaten Kampar bertekad mengejar dan mencapai usia harapan hidup ini dengan salah satu caranya adalah konsumsi makanan yang baik bagi kesehatan.

“kita upayakan mencapai kesetaraan usia harapan hidup Indonesia minimal 72 tahun, caranya dengan konsumsi makanan yang baik dan sehat tanpa bahan kimia berbahaya” ungkap aziz

Selanjutnya Bupati menyerahkan bantuan untuk Masjid sebesar 20 juta dan bantuan untuk dibelanjakan sembako bagi fakir miskin sebanyak 5 juta rupiah, bantuan dari BAZNAS Kampar kepada 2 masyarakat miskin serta penyerahan sk penyelenggara pelaksana amil zakat. (Dikominfo/DAT)    

Berita Terkait