post image

Unsur Pendidikan Diajak Dukung Lima Pilar

Kamparkab- Semua elemen dan unsur pendidik Kabupaten Kampar khususnya di Kecamatan Tapung Hilir untuk bersama mendukung program lima pilar pembangunan Kabupaten Kampar melalui dunia Pendidikan. Ciptakan generasi penerus yang memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu bersaing dengan bekal ilmu.

Hal itu ditegaskan Ketua Dewan Penasehat PGRI Kabupaten Kampar Hj Eva Yuliana ketika beramah tamah sekaligus penyampaian aspirasi dengan para Pendidik, Kepala Desa dan tokoh masyarakat sekecamatan Tapung Hilir usai memperingati HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke 70 dan Hari Guru Nasional (HGN) yang diadakan dihalaman SMP N 5 Desa Kota Bangun Kecamatan Tapung Hilir, Kamis (26/11).

Eva Yuliana menjelaskan melalui program lima pilar pembangunan Kabupaten Kampar sudah cukup dan tercakup semuanya. Berbagai kegiatan yang termaktub dalam program lima pilar pembangunan bertujuan untuk menyejahterahkan masyarakat dan memajukan Kampar. Karena itu, Eva mengajak semua para pendidik untuk dapat fokus pada peningkatan SDM anak didik khususnya di Kecamatan Tapung Hilir agar menjadi generasi yang memiliki ilmu pengetahuan.

Sambil menjelaskan tentang program lima pilar pembangunan Kampar, Eva juga mengecek pengetahuan peserta tentang lima pilar pembangunan Kampar yang dikerucutkan melalui zero kemiskinan, pengangguran dan rumah-rumah kumuh. Eva pun bertanya kepada peserta, baik itu para guru, Kepala Desa dan tokoh masyarakat, tentang lima pilar. Namun dari penjelasan yang disampaikan perwakilan yang menjawab pertanyaan, terlihat masih banyak yang belum hafal apalagi memahami lima pilar.

Walaupun sedikit kecewa, Eva mengatakan, bagaimana melaksanakan dan membantu menyukseskan program lima pilar. “Untuk itu, mari bersama memahami lima pilar dan membantu Pemkab Kampar membangun dan mewujudkan Kampar yang maju dengan menciptakan SDM yang handal melalui dunia  endidikan,”ajaknya.

Ketika sesi aspirasi, disampaikan Kepsek SMAN 2 Tapung Hilir Khairudin tentang penambahan infrastruktur sekolah. Kemudian tokoh masyarakat Tapung Hilir mengharapkan jalan alternatif dari Tapung Hilir menuju Pekanbaru sekitar 42 KM dapat terbangun. Ada juga aspirasi untuk penambahan lokal sekolah dan dari Kepala Desa Kota aman mengusulkan pembangunan rumah Dinas para guru dan jalan desa.

Menjawab aspirasi itu, Eva menjelaskan semua usulan insyaAllah akan diperjuangkan semua melalui Dinas/instansi terkait. Begitu juga soal infrastruktur jalan desa, sudah diperjuangkan dalam pembahasan APBD Provinsi (humas kampar)

Berita Terkait