post image

Jefry Gerah KKMM Belum Berjalan Maksimal

Tapung Hulu (kamparkab.go.id) - Geliat pembangunan kesejahteraan masyarakat terus dilakukan oleh Bupati Kampar H Jefry Noer, kali ini penggesaan 258 koperasi di Kabupaten Kampar yang tersebar  disetiap kecamatan dan desa  yang akan dijadikan salah satu desa percontohan.
 
Ada sebanyak 60 desa percontohan yang dicanangkan Bupati Kampar, yang dimulai dari 30 desa pada tahun ini menjadi sasaran perhatian Jefry dan jajaran.
 
Jefry berharap Koperasi Karya Mitra Mandiri (KKMM) akan menjadikan bagian dari tumpuan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kampar. Sebenarnya koperasi ini sudah 1 tahun ini menjadi program Jefry untuk membangkitkan perkonomian serta pendapatan masyarakat namun geliat pembangunan di bidang koperasi ini di bebarapa desa pergerakannya agak lamban dan tidak berjalan.
 
Untuk itu lah Jefry langsung turun kelapangan untuk mengetahui permasalahan nya koperasi yang ada di desa-desa percontohan tersebut sehingga nantinya dapat mengetahui dan memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut.   
 
"Saya sangat gerah dengan belum berjalannya dengan maksimal KKMM ini dan untuk itu saya ingin tahu apa permasalahannya"tutur Jefry
 
Di desa Rimba Beringin Kecamatan Tapung Hulu, Jefry Noer didampingi Kadis Koperasi dan UKM Kabupaten Kampar Ali Nafia, camat Tapung Edy Aprizal, perwakilan dari Bank Bukopin Doni dan Konsultan Koperasi Kus.. mengumpulkan semua 11 Ketua KKMM se Kecamatan Tapung Hulu.Jumat,8/8
 
Dalam pertemuan tersebut Jefry mengatakan pendirian koperasi ini bertujuan untuk memenuhi dan memudahkan kebutuhan masyarakat untuk mengembangkan  usaha masyarakat.
 
Selain itu koperasi ini akan melatih 5 orang untuk dijadikan pegawai layaknya Bank dan akan dibangun warung serba ada (waserda) disebelah koperasi dan Saprodi guna sebagai penyalur barang-barang kemasyarakat.
 
Jefry juga meminta kepada kades untuk menyeleksi karyawan koperasi agar benar-benar satu visi dalam pengembangan koperasi bersama Bupati Kampar.
 
Koperasi harus memiliki pengurus yang tidak boleh menjadi pengelola namun boleh untuk melakukan usaha.hal ini menghindari hal-hal yang tidak di inginkan Anggota, dan manager
 
Koperasi swamitra yang dibina Bank Bukopin ini akan  mendapatkan 40 persen dari keuntungan, lanjut Jefry
 
"Kesuksesan suatu desa intilah adalah kompak untuk kebaikan, kalau kita sudah kompak kita maka kita mampu bergeming, jika bersama maka akan kita raih kesuksesan"jela Jefry
 
Menanggapi hal koperasi di desa muara intan yang masih diragukan oleh Bank Bukopin dalam penguncuran dana dikarena isu konflik yang di utarakan ketua KKMMnya, Jefry menjelaskan Koperasi yang akan didirikan ini adalah independen tidak ada hubungan dengan pemerintah. "Jadi silahkan saja dimana pun di dirikan dan siapapun yang minjam akan diberikan hanya saja harus tidak ada kemacetan"tegas Jefry
 
Jefry meminta tanggal 18/8 nantinya semua kopresi di desa-desa Tapung Hulu sudah bisa berjalan dengan baik dan meminta kepada kadis koperasi bagi koperasi tidak berjalan atau tidak aktif untuk dibekukan saja.
 
Usai memberikan arahan di kecamatan Tapung Hulu Jefry bersama rombongan, langsung menuju ke kantor Camat Tapung Hilir.
 
Didampingi Camat Tapung Hilir Mulatua, Jefry mengatakan kepada 16 orang ketua KKMM dan pengurus desa dan 1 KKMM kecamatan Tapung Hilir bahwa masyarakat nantinya dapat meminjam hingga Rp.150 juta di KKMM, setelah itu kita akan membuka waserda dan saprodi , Jefry menilai hal ini harus dilakukan dengan cepat karena jika setiap desa mempunyai koperasi, waserda dan saprodi kita akan mendapatkan keringan harga sebab kita dapat mengambil barang-barang yang dibutuhkan oleh masyarakat secara grosir atau banyak dan kita bisa menjual ke masyarakat lebih  murah.
 
"Jika kita sudah menjual lebih murah dari pada harga dipasar maka masyarakat akan berbondong-bondong untuk membeli kebutuhan mereka baik itu sembako, ataupun pupuk dan lainnya"ucap Jefry (Humas Kampar).

Berita Terkait

post image

Jefry Gerah KKMM Belum Berjalan Maksimal

Tapung Hulu (kamparkab.go.id) - Geliat pembangunan kesejahteraan masyarakat terus dilakukan oleh Bupati Kampar H Jefry Noer, kali ini penggesaan 258 koperasi di Kabupaten Kampar yang tersebar  disetiap kecamatan dan desa  yang akan dijadikan salah satu desa percontohan.
 
Ada sebanyak 60 desa percontohan yang dicanangkan Bupati Kampar, yang dimulai dari 30 desa pada tahun ini menjadi sasaran perhatian Jefry dan jajaran.
 
Jefry berharap Koperasi Karya Mitra Mandiri (KKMM) akan menjadikan bagian dari tumpuan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kampar. Sebenarnya koperasi ini sudah 1 tahun ini menjadi program Jefry untuk membangkitkan perkonomian serta pendapatan masyarakat namun geliat pembangunan di bidang koperasi ini di bebarapa desa pergerakannya agak lamban dan tidak berjalan.
 
Untuk itu lah Jefry langsung turun kelapangan untuk mengetahui permasalahan nya koperasi yang ada di desa-desa percontohan tersebut sehingga nantinya dapat mengetahui dan memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut.   
 
"Saya sangat gerah dengan belum berjalannya dengan maksimal KKMM ini dan untuk itu saya ingin tahu apa permasalahannya"tutur Jefry
 
Di desa Rimba Beringin Kecamatan Tapung Hulu, Jefry Noer didampingi Kadis Koperasi dan UKM Kabupaten Kampar Ali Nafia, camat Tapung Edy Aprizal, perwakilan dari Bank Bukopin Doni dan Konsultan Koperasi Kus.. mengumpulkan semua 11 Ketua KKMM se Kecamatan Tapung Hulu.Jumat,8/8
 
Dalam pertemuan tersebut Jefry mengatakan pendirian koperasi ini bertujuan untuk memenuhi dan memudahkan kebutuhan masyarakat untuk mengembangkan  usaha masyarakat.
 
Selain itu koperasi ini akan melatih 5 orang untuk dijadikan pegawai layaknya Bank dan akan dibangun warung serba ada (waserda) disebelah koperasi dan Saprodi guna sebagai penyalur barang-barang kemasyarakat.
 
Jefry juga meminta kepada kades untuk menyeleksi karyawan koperasi agar benar-benar satu visi dalam pengembangan koperasi bersama Bupati Kampar.
 
Koperasi harus memiliki pengurus yang tidak boleh menjadi pengelola namun boleh untuk melakukan usaha.hal ini menghindari hal-hal yang tidak di inginkan Anggota, dan manager
 
Koperasi swamitra yang dibina Bank Bukopin ini akan  mendapatkan 40 persen dari keuntungan, lanjut Jefry
 
"Kesuksesan suatu desa intilah adalah kompak untuk kebaikan, kalau kita sudah kompak kita maka kita mampu bergeming, jika bersama maka akan kita raih kesuksesan"jela Jefry
 
Menanggapi hal koperasi di desa muara intan yang masih diragukan oleh Bank Bukopin dalam penguncuran dana dikarena isu konflik yang di utarakan ketua KKMMnya, Jefry menjelaskan Koperasi yang akan didirikan ini adalah independen tidak ada hubungan dengan pemerintah. "Jadi silahkan saja dimana pun di dirikan dan siapapun yang minjam akan diberikan hanya saja harus tidak ada kemacetan"tegas Jefry
 
Jefry meminta tanggal 18/8 nantinya semua kopresi di desa-desa Tapung Hulu sudah bisa berjalan dengan baik dan meminta kepada kadis koperasi bagi koperasi tidak berjalan atau tidak aktif untuk dibekukan saja.
 
Usai memberikan arahan di kecamatan Tapung Hulu Jefry bersama rombongan, langsung menuju ke kantor Camat Tapung Hilir.
 
Didampingi Camat Tapung Hilir Mulatua, Jefry mengatakan kepada 16 orang ketua KKMM dan pengurus desa dan 1 KKMM kecamatan Tapung Hilir bahwa masyarakat nantinya dapat meminjam hingga Rp.150 juta di KKMM, setelah itu kita akan membuka waserda dan saprodi , Jefry menilai hal ini harus dilakukan dengan cepat karena jika setiap desa mempunyai koperasi, waserda dan saprodi kita akan mendapatkan keringan harga sebab kita dapat mengambil barang-barang yang dibutuhkan oleh masyarakat secara grosir atau banyak dan kita bisa menjual ke masyarakat lebih  murah.
 
"Jika kita sudah menjual lebih murah dari pada harga dipasar maka masyarakat akan berbondong-bondong untuk membeli kebutuhan mereka baik itu sembako, ataupun pupuk dan lainnya"ucap Jefry (Humas Kampar).

Berita Terkait