post image
Bangkitkan SDP, Dapatkan Hidayah Sukseskan Tiga Zero

Perjalanan Tim Satu Safary Dakwah Pembangunan

TAPUNG (kamparkab.go.id) - Safari Dakwah Pembangunan (SDP) dan iktikaf di masjid pada setiap kecamatan yang selama ini fakum, kini dibangkitkan kembali, sejak Jumat (22/8) hingga Minggu (24/8) Bupati bersama rombongan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar memulai SDP ke Kecamatan Tapung di Masjid Raya Muslimin Desa Muara Mahat Baru.
“Agar kita mendapat kemudahan dan petunjuk dalam mengisi dan menyukseskan program pembangunan yang kita laksanakan dengan lima pilar pembangunan untuk mewujudkan masyarakat Kampar yang terbebas dari kemiskinan, pengangguran dan rumah kumuh, kita bangkitkan kembali kegiatan Sfari Dakwah Pembangunan yang fakum selama ini,” kata Jefry Noer saat memimpin Tim Satu


Agenda Safary Pemkab Kampar tidak saja melakukan sholat, zikir dan pengajian tetapi juga untuk menampung aspirasi masyarakat melalui  diskusi bersama perangkat Desa, Kelurahan dan masyarakat, karena dengan tatap muka dan diskusi dapat diketahui persoalan wilayah, apa potensi Desa setempat untuk dicari solusi ke depannya, katanya


SDP itu dibagi tiga tim untuk tiga Kecamatan dan selama tiga hari pelaksanaan, tim satu di pimpin oleh Bupati, tim kedua oleh Sekdakab dan tim tiga di pimpin oleh Asisten, agar percepatan dalam menyerap aspirasi maupun persoalan masyarakat dan melihat hasil pembangunan yang sudah dijalankan pun cepat dapat diatasi dan dicari solusinya, terang Bupati.


Ba’da Sholat Isya berjemaah masih di Masjid Muslimin di desa itu, Jefry Noer, mengajak seluruh masyarakat kompak dan bersatu melalui tausiyahnya bertemakan “Satukan Hati dengan Para Pemimpin dan Masyarakat untuk mendapatkan hidayah dari Allah terutama dalam menyukseskan program lima pilar pembangunan dan mencapai zero kemiskinan, pengangguran dan rumah kumuh”.
Sebuah tauladan disampaikan Jefry tentang shaf jemaah yang duduk berjauhan atau tidak rapat dan tertib, lihat contoh sholat berjamaah, cerminan teladan kehidupan yang dapat di contoh, “Merapat dan mendengarkan apa yang di baca Imam Sholat agar khusuk dan sempurnanya sholat di dapat begitu juga dalam mendengarkan tausiah kalaulah berjauhan duduk satu dengan lain tentu banyak yang akan berbicara, bagaimana dapat menyerap ilmu atau manfaat tausiah,” ujanya.


“Mari kita berlomba mendapat hidayah Allah terlebih Pemda Kampar agar dimudahkan dan diberi petunjuk serta kemudahan dalam membangun Kampar dan untuk mendapatkan itu,ibarat sebuah mobil dengan  menutup kaca mobil itu adalah sombong dan angin itu hidayah Allah tentu hidayah Allah tidak akan masuk, tetapi coba buka sedikit kaca mobil tentu "angin" akan masuk "hidayah" begitu selanjutnya semakin besar kita buka kaca mobil semakin besarlah hidayah Allah kita dapatkan, kata Jefry.


Ia katakan, melalui SDP dan Iktikaf di masjid mudah-mudahan dapat Menurunkan sombong saya pribadi, kadis, kabid,  agar mendapat hidayah Allah karena itu dilaksanakan safary dakwah, dan untuk mendapatnya itu susah perlu pengorbanan dan usaha.
Jefry mengurai sebuah aktivitas ibadah yang harus dilakukan untuk proses mendapatkan hidayan Allah, melalui upaya iktikaf bersama di masjid ini, dengan sedikit tidur dan perbanyak ibadah, seperti usai sholat di isi dengan ceramah dan kegiatan ibadah lain sampai malamnya usai sholat Isya langsung tidur sebentar kemudian  malam bangun lagi untuk Tahajud dan munajat pada Allah mohon ampunan dan keberhasilan dalam membangun agar terwujud zero kemiskinan, pengangguran dan rumah kumuh di Kampar.
Perwakilan masyarakat menyampaikan pertanyaan kepada bupati saat dibuka sesi Tanya jawab,  untuk meningkatkan kemakmuran dan menzerokan kemiskinan agar ke depan Bupati memberi izin bagi perusahaan yang ingin membangun pabrik CPO beserta turunannya bahkan kalau dapat hanya pabrik turunannya saja.


“Sebelum bapak tanyakan, saya sudah laksanakan dan Alhamdulillah tidak lama lagi pebrik penghasil CPO dan turunannya seperti penghasil minyak goreng, sabun dan lainnya akan segera dibangun,” kata bupati.


Tidak hanya itu, masyarakat juga meminta pembangunan jalan desa, balai adat, ada juga pembangunan sekolah. Aspirasi lain disampaikan Camat Tapung, Muhmmad tentang redupnya cahaya listrik saat masuk magrib tegangan listrik turun bahkan sering mati lampu.


Menanggapi itu, Jefry Noer langsung menginstrksikan agar dibantu penambahan travo begitu juga soal lain yang belum dapat langsung dibantu dalam waktu dekat untuk membuat usulan dan ajukan ke Bupati atau Dinas terkait langsung.(Humas Kampar)

Berita Terkait

post image
Bangkitkan SDP, Dapatkan Hidayah Sukseskan Tiga Zero

Perjalanan Tim Satu Safary Dakwah Pembangunan

TAPUNG (kamparkab.go.id) - Safari Dakwah Pembangunan (SDP) dan iktikaf di masjid pada setiap kecamatan yang selama ini fakum, kini dibangkitkan kembali, sejak Jumat (22/8) hingga Minggu (24/8) Bupati bersama rombongan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar memulai SDP ke Kecamatan Tapung di Masjid Raya Muslimin Desa Muara Mahat Baru.
“Agar kita mendapat kemudahan dan petunjuk dalam mengisi dan menyukseskan program pembangunan yang kita laksanakan dengan lima pilar pembangunan untuk mewujudkan masyarakat Kampar yang terbebas dari kemiskinan, pengangguran dan rumah kumuh, kita bangkitkan kembali kegiatan Sfari Dakwah Pembangunan yang fakum selama ini,” kata Jefry Noer saat memimpin Tim Satu


Agenda Safary Pemkab Kampar tidak saja melakukan sholat, zikir dan pengajian tetapi juga untuk menampung aspirasi masyarakat melalui  diskusi bersama perangkat Desa, Kelurahan dan masyarakat, karena dengan tatap muka dan diskusi dapat diketahui persoalan wilayah, apa potensi Desa setempat untuk dicari solusi ke depannya, katanya


SDP itu dibagi tiga tim untuk tiga Kecamatan dan selama tiga hari pelaksanaan, tim satu di pimpin oleh Bupati, tim kedua oleh Sekdakab dan tim tiga di pimpin oleh Asisten, agar percepatan dalam menyerap aspirasi maupun persoalan masyarakat dan melihat hasil pembangunan yang sudah dijalankan pun cepat dapat diatasi dan dicari solusinya, terang Bupati.


Ba’da Sholat Isya berjemaah masih di Masjid Muslimin di desa itu, Jefry Noer, mengajak seluruh masyarakat kompak dan bersatu melalui tausiyahnya bertemakan “Satukan Hati dengan Para Pemimpin dan Masyarakat untuk mendapatkan hidayah dari Allah terutama dalam menyukseskan program lima pilar pembangunan dan mencapai zero kemiskinan, pengangguran dan rumah kumuh”.
Sebuah tauladan disampaikan Jefry tentang shaf jemaah yang duduk berjauhan atau tidak rapat dan tertib, lihat contoh sholat berjamaah, cerminan teladan kehidupan yang dapat di contoh, “Merapat dan mendengarkan apa yang di baca Imam Sholat agar khusuk dan sempurnanya sholat di dapat begitu juga dalam mendengarkan tausiah kalaulah berjauhan duduk satu dengan lain tentu banyak yang akan berbicara, bagaimana dapat menyerap ilmu atau manfaat tausiah,” ujanya.


“Mari kita berlomba mendapat hidayah Allah terlebih Pemda Kampar agar dimudahkan dan diberi petunjuk serta kemudahan dalam membangun Kampar dan untuk mendapatkan itu,ibarat sebuah mobil dengan  menutup kaca mobil itu adalah sombong dan angin itu hidayah Allah tentu hidayah Allah tidak akan masuk, tetapi coba buka sedikit kaca mobil tentu "angin" akan masuk "hidayah" begitu selanjutnya semakin besar kita buka kaca mobil semakin besarlah hidayah Allah kita dapatkan, kata Jefry.


Ia katakan, melalui SDP dan Iktikaf di masjid mudah-mudahan dapat Menurunkan sombong saya pribadi, kadis, kabid,  agar mendapat hidayah Allah karena itu dilaksanakan safary dakwah, dan untuk mendapatnya itu susah perlu pengorbanan dan usaha.
Jefry mengurai sebuah aktivitas ibadah yang harus dilakukan untuk proses mendapatkan hidayan Allah, melalui upaya iktikaf bersama di masjid ini, dengan sedikit tidur dan perbanyak ibadah, seperti usai sholat di isi dengan ceramah dan kegiatan ibadah lain sampai malamnya usai sholat Isya langsung tidur sebentar kemudian  malam bangun lagi untuk Tahajud dan munajat pada Allah mohon ampunan dan keberhasilan dalam membangun agar terwujud zero kemiskinan, pengangguran dan rumah kumuh di Kampar.
Perwakilan masyarakat menyampaikan pertanyaan kepada bupati saat dibuka sesi Tanya jawab,  untuk meningkatkan kemakmuran dan menzerokan kemiskinan agar ke depan Bupati memberi izin bagi perusahaan yang ingin membangun pabrik CPO beserta turunannya bahkan kalau dapat hanya pabrik turunannya saja.


“Sebelum bapak tanyakan, saya sudah laksanakan dan Alhamdulillah tidak lama lagi pebrik penghasil CPO dan turunannya seperti penghasil minyak goreng, sabun dan lainnya akan segera dibangun,” kata bupati.


Tidak hanya itu, masyarakat juga meminta pembangunan jalan desa, balai adat, ada juga pembangunan sekolah. Aspirasi lain disampaikan Camat Tapung, Muhmmad tentang redupnya cahaya listrik saat masuk magrib tegangan listrik turun bahkan sering mati lampu.


Menanggapi itu, Jefry Noer langsung menginstrksikan agar dibantu penambahan travo begitu juga soal lain yang belum dapat langsung dibantu dalam waktu dekat untuk membuat usulan dan ajukan ke Bupati atau Dinas terkait langsung.(Humas Kampar)

Berita Terkait