Warga Panutan Yang Di Umrohkan Pemkab Kampar Meninggal Di Tanah Suci
post image

Warga Panutan Yang Di Umrohkan Pemkab Kampar Meninggal Di Tanah Suci

Bangkinang Kota - Pemerintah Kabupaten Kampar berduka dikarenakan salah seorang jamaah umrah yang merupakan masyarakat panutan yang diberangkatkan ketanah suci oleh Pemerintah Kabupaten Kampar menghembuskan nafas terakhir di Kota Madinah. Ajis Dikun Mudo dipanggil yang maha kuasa usai jalan-jalan sebelum berangkat dari Madinah ke Mekkah. Hal tersebut di ungkapkan Bupati Kampar Azis Zaenal Melalui Kepala Bagian Kesra Setda Kampar Sasminedi Saleh, Selasa(2/1)

“Salah seorang jamaah umrah masyarakat panutan Pemkab Kampar meninggal dunia di Madinah atas nama Ajis Dikun Mudo warga Kecamatan Kampa,” ujar Sasminedi. 

Sasminedi menjelaskan, alm Ajis wafat di Madinah di umur 51 tahun pada pukul 11 siang (jam 15.00 wib).Dijelaskannya, rombongan jamaah pergi jalan-jalan, setelah puas jalan-jalan di Madinah, Ajis bersama jamaah lain pergi shalat zuhur ke Mesjid Nabawi.

Tiba-tiba Ajis pusing dan terjatuh, lalu dibawa kerumah sakit yang dekat dengan hotel mereka menginap. Setelah diperiksa dirumah sakit, Ajis dinyatakan meninggal dunia.

“Disamping berduka, pemerintah juga berbangga sebab Ajis menghembuskan nafas terakhir di tempat dimakamkan Nabi Muhammad SAW. Mudah-mudahan beliau meninggal dalam keadaan khusnul khatimah,” ungkap Sasminedi.

Dia juga mengatakan, setelah ada persetujuan dari pihak keluarga dan pemerintahan desa, alm Ajis rencananya akan dimakamkan di Madinah pada hari ini. Semoga almarhum diterima segala amal ibadahnya apalagi almarhum sedang melaksanakan ibadah umroh (Fisabillah) dan keluarga yang ditinggalkan tetap tabah menghadapi cobaan dan ujian ini.(Diskominfo Kampar)

 
Berita Terkait