IWARA Pelalawan Kunjungi Dekranasda Kampar
post image

IWARA Pelalawan Kunjungi Dekranasda Kampar

Bangkinang Kota (KAMPARKAB) - Setelah Dewan Kesenian Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kampar melakukan kunjungan ke (RBA) atau Binaan Community Development (CD) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) oleh Ikatan Wanita RAPP (IWARA) beberapa waktu lalu.
 
Saat ini giliran RBA atau Binaan Community Development (CD) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Pelalawan mengunjungi Dekranasda Kabupaten Kampar.
 
Dalam kunjungan kerja tersebut disambut Bupati Kampar yang diwakili oleh Asisten III Bagian Umum dan Kepegawaian Setda Kampar Ir Nurhasani,MM didampingi ketua Harian Dekranasda Kampar Syamsul Bahri,  Yuyun Hidayat serta Wakil Ketua Juli Astuti di Kantor Dekranasda Kampar samping Kantor Camat Bangkinang Kota, rabu (21/3/18).
 
Azrina Rudi Fajar selaku ketua rombongan dari Binaan Community Development (CD) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP). Dalam kunjungan kerjanya rombongan RBA langsung berdiskusi dengan pengrajin Tudung Saji bersama Ibu Bidasri asal Tapung.
 
Dalam diskusi, Azrina yang juga selaku Ketua Ikatan Wanita RAPP dan rombongan menanyakan secara rinci proses pembuatan dan bahan bakunya. Dijelaskan Bidasri bahwa ilmu dalam pembuatan Tudung Saji menlmenjak usia 14 tahun smpai usai tua saat ini.
 
Dalam pembuatanya Tudung Saji tidaklah susah hanya saja bahan baku dan diperlukan kesabaran dalam melukisnya." Ungkap Bidasri".
 
Terkait masalah pembuatan tidak terlalu lama, dalam sehari bisa diselesaikan sebanyak 10 buah. Hanya saja dalam melukis bagian atasnya membutuhkan waktu dan kesabaran agar terlihat rapi dan cantik. Akan tetapi dalam waktu dua minggu Bidasri bisa diselesaikam secara sempurna sebanyak 12 unit.
 
Sejauh ini, diakui belum ada generasi yang berhasil orang-orang yang dilatihnya. Sudah dilakukan pembinaan bahkan diberikan uang saku melalui pemda Kampar, akan tetapi tidak ada yang sukses mengingat hal ini mudah tapi sulit."ungkap 
 
Selain Tuduong Saji, rombongan juga melihat kerajinan tangan lainnya seperti Tas, Topi dan Tikar yang terbuat dari Pandan serta makanan khas Kampar seperti Kue Jalo, Kue Bolu, Pania'gam, Keripik Nenas, Kue Sopik serta minuman Dekla.
 
Dengan demikian, Azrina dan rombongan sangat tertarik sekali atas kesenian yang dimilki Kabupaten Kampar dan kedepan berencana akan mencoba untuk belajar dalam pembuatan kerajinan tangan dan makanan khas Kampar khususnya kerajinan tangan Tudung Saji.
 
Kunjungan ini menggelar beberapa kegiatan dalam melihat dan mempelajari berbagai produk kesenian maupun melihat secara langsung perkembangan pariwisata yang saat ini sedang booming, diantaranya kawasan Danau Rusa PLTA Koto Panjang , Air Terjun Pulau simo yang mana rombongan menyempatkan merasakan dinginnya air terjun Pulau simi yang terletak di Kaewasan Danau PLTA Koto Panjang Kecamatan XIII Koto Kampar, begitu juga Objek Sejarah Rumah Lontiok di Dusun Pulau Belimbing KDesa Kuok Keca,atan Kuok yang didalamnya terdapat aktifitas Manggelek Tobu (menggiling Tebu) dan pentas seni tradsional.
 
Saat diminta kesan dan pesan mereka menyatakan Kampar Luar Biasa " Kata Azrina dan kami akan kembali ke sin dengan rombongan dan keluarga.
 
Kepala Dinas Pariwisata Kampar Syamsul Bahri didampingi Yuda melepas kepergian rombongan yang telah melakukan perjalan sehari di Kabupaten Kampar(Diskominfo Mzk).
Berita Terkait