Kepala DLH : Wujudkan Kebersihan Perlu Peran Aktif Masyarakat
post image

Kepala DLH : Wujudkan Kebersihan Perlu Peran Aktif Masyarakat

Bangkinang : Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kampar Ir.H.Cokroaminoto.MM didampingi Kepala Seksi penaganan sampah Awang Sagita serta Kasi Pengelolaan sampah Mukhri.SP mengatakan bahwa untuk menciptakan kebersihan kota Bangkinang yang lebih baik dan rapi, tidak akan dapat diwujudkan secara maksimal tanpa adanya peran serta masyarakat akan arti penting kebersihan itu.

Hal tersebut dijelaskan Cokroaminoto kepada redaksi www.kamparkab.go.id di lokasi Tempat Pemrosesan Akhir sampah (TPAS) di Koto Kelurahan Pasir Sialang Kecamatan Bangkinang (05/02).

Dikatakan Cokroaminoto bahwa sebagai mana diketahui volume sampah yang harus ditangani oleh petugas kebersihan setiap hari berkisar antara 40 sampai dengan 60 ton, kondisi ini tentu tidak sebanding dengan jumlah petugas yang hanya berjumlah 223 orang yang terdiri  penyapu jalan, tukang parit, petugas grip (pemotong rumput) dan sopir serta kenek mobil, serta sarana prasarana pendukung sebanyak 12 unit mobil sampah yang tersebar untuk Kecamatan Tambang, Kampa,Kampar,Bangkinang kota dan Kelurahan Lipat kain.

Untuk itu agar sampah ini dapat ditangani dan dikelolah dengan baik, maka sangat diharapkan adanya kesadaran masyarakat, untuk sama-sama bersinergi dengan Pemerintah Daerah agar penangan sampah ini dapat terkelolah dengan baik, maka diharapkan pula masyarakat dapat membuang sampah pada  tempat pembuangan sampah sementara (TPS) pada sore dan malam hari (pukul 18.00- 06.00 WIB), sehingga paginya sudah dapat tertangani  oleh petugas, dengan demikian Kota kita akan dapat terlihat bersih selalu, ujar Cokroaminoto.

Kita juga sangat menyayangkan, bahwa selama ini masyarakat beranggapan bahwa TPS yang ada, boleh dijadikan sebagai tempat penumpukan semua jenis sampah, seperti sampah penebangan pohon,sampah  bekas bangunan, bekas perabot, kain bekas serta bahan bekas rumah tangga lainnya, masyarakat harus tahu bahwa pungsi TPS itu hanya untuk menampung sampah –sampah dapur rumah tangga, selain itu tidak boleh ditumpukkan di TPS, selain sampah dapur rumah tangga tentunya masyarakat dapat menumpukkan sampah itu  di tepi pekarangan rumahnya masing-masing, dan jangan dibakar,karena apabila diperlukan petugas dan armada kebersihan  akan membantu pengangkutannya .

Diakui Cokroaminoto bahwa selama ini kita masih menilai bahwa kesadaran masyarakat kita masih jauh dari yang diharapkan, untuk itu kedepan tentunya kita berharap dan berkeyakinan bahwa akan lahir kesadaran  masyarakat kita untuk bersama-sama dengan Pemerintah Daerah dalam menjaga dan memelihara kebersihan kota Bangkinang khususnya Kabupaten Kampar umumnya.

Berbicara masalah penangan dan pengelolaan sampah ini, Dinas Lingkungan Hidup tentunya akan selalu diupayakan secara bertahap, akan mendorong perubahan minside masyarakat kearah yang lebih baik, sehingga nantinya masyarakat kita akan dapat memilah jenis sampah sesuai dengan tempat yang disediakan.

Kita tahu bahwa Bapak Bupati Kampar H.Azis Zaenal.SH.MM telah mencanangan kota Bangkinang dapat meraih piala Adipura pada tahun 2018, untuk itu berbagai upaya akan kita lakukan agar cita-cita itu dapat menjadi kenyataan,hal ini tentu dapat terlaksana dengan baik apabila masyarakat dan Pemerintah daerah mau bersinergi dan bersama-sama menumbuhkan kesadaran akan hidup bersih dan sehat, dengan memulainya dari rumah masing-masing (HD Kominfo).

Berita Terkait