Perajut Harmoni Berkarya Nyata Membangun Negeri
post image
Perkemahan Wirakarya Perguruan Tinggi Keagamaan XIV 2018

Perajut Harmoni Berkarya Nyata Membangun Negeri

Pekanbaru (KAMPARKAB) . Menteri Agama Republik Indonesia Drs. H.Lukman Hakim Saifuddin dalam sambutannya mengatakan saya bangga saat ini saya berhadapan dengan calon-calon pemimpin bangsa yang ditempa melalui proses pematangan spritual dan kearifan lokal.

Proses perkemahan ini merupakan ikhtiar menuju proses pematangan kualitas generasi muda saat ini, gerakan kepramukaan merupakan penciptaan karakter pemimpin masa depan, melalui gerakan pramuka ini calon pemimpin dan generasi muda berkarya dalam karya nyata menuju indonesia sejahtera.

Hal ini dikatakan Menteri Agama Republik indonesia Drs. H. Lukman Hakim Saifudin yang didampingi Plt. Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim ketika membuka secara resmi Perkemahan Wirakarya Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PW PTKN) XIV Lapangan Universitas Islam Negeri Sultan Syarief Qasim. (3/5).

Selanjutanya Lukman Hakim Saifudin mengatakan Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pencegahan maraknya paham radikal yang saat ini semakin marak dan paham anti Pancasila yang mulai merasuk kedalam generasi muda bangsa Indonesia. Saya juga mengajak generasi muda untuk menjadi aktor pergerakan pembangunan ucapnya.

Dalam kesempatan itu pula menteri juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan, menjadi wasilah, mendukung paham nasionalisme dan selalu menjunjung tinggi agamis yang moderat. Gunakan kesempatan ini membangun kesepahaman, melakukan studi Keagamaan.

Menag Lukman mengapresiasi panitia dan tuan rumah yang telah mempersiapkan sarana prasarana perkemahan dengan baik, termasuk melakukan koordinasi dengan Pemda setempat. PW PTKN ke-14 tahun 2018 ini mengangkat tema: Eco Cultural Tourism dengan sub tema: Merajut Harmoni Berkarya Nyata Membangun Negeri.  PW PTKN ke-14 tahun 2018 ini akan diikuti tak kurang dari 2.500 peserta. Selain diikuti peserta dari seluruh PTKIN, kami juga mengundang peserta dari perguruan tinggi keagamaan non Islam dan dari perguruan tinggi beberapa negara sahabat, seperti Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand dan Vietmam.

Dirinya juga mengatakan menyatakan bersedia membuka PW PTKN ke-14 yang dalam perjalanannya, akan diadakan penanaman pohon di area sekitar hutan kampus UIN Suska.

“Salah satu problem utama perkemahan adalah MCK. Tolong dilakukan persiapan yang matang, lakukan survei agar peserta tidak mendapatkan masalah yang berarti. Buat MCK yang banyak. Yang sederhana saja, yang penting layak. Karena ini hal paling pokok yang harus dipersiapkan,” imbuhnya.

Sementara itu Plt Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Provinsi Riau yang terdiri dari 12 Kabupaten Kota mendukung penuh tujuan dari adanya perkemahan Wirya Karya Nyata ini, disamping menambah erat tali silahturahmi, Provinsi Riau dapat mengenal adat istiadat 33 Provinsi se Indonesia yang menampilkan seni dan budaya.

Selain itu dengan adanya perkemahan Perguruan Tinggi se Indonesia ini mampu membangkitkan semangat Nasionalisme yang mulai tergerus paham radikal yang meracuni semangat Nasionalisme bangsa ini ucap Wan Thamrin Hasyim.
Diharapkan, para peserta mampu belajar sekaligus mengembangkan destinasi wisata lokal di tempat yang dijadikan homestay menjadi destinasi wisata (desa wisata) ungkapnya  Thamrin Hasyim.

“Ada beberapa tempat yang akan kami jadikan homestay para peserta, yakni: Desa Alam Panjang Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar, Desa Aur Sati Kabupaten Kampar, Kelurahan Tebing Tinggi Okura Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru dan Desa Teluk Kenidai Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Sedang untuk pembukaan, dilaksanakan di Stadion Utama Pekanbaru Riau, yang jaraknya tidak terlalu jauh dari Kampus UIN Suska ujar Wan Thamrin Hasyim.

PW PTKN ke-14 mengusung Slogan: Bermarwah (Berkarya, Martabat, Taqwa dan Harmonis). Gelaran nasional tersebut akan berlangsung 3 - 10 Mei 2018 dan dipusatkan di Bumi Perkemahan Sultan Syarif Kasim Kampus UIN Suska Riau.

Turut mendampingi Menag Lukman, Direktur Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Arskal salilm, Kepala Biro Humas Data dan Informasi Mastuki, Kasubdit Sarpras dan Kemahasiswaan Syafriyansyah, Sesmen Khoirul Huda dan Kasi Kemahasiswaan Ruchman Basori.

Peresmian acara ini ditandai dengan pelepasan 200 balon ke udara serta persiapan 200 ekor burung serindit, penampilan seni budaya serta tari massal dari 33 propinsi dan pengalungan 5 orang tanda peserta anggota perkemahan Wirakarya Nyata. (Humas)

Berita Terkait