post image
Sosialisasi PAUD Menyongsong Kurikulum 2013

Eva Yuliana : “Bunda PAUD Pondasi Pendidikan Anak”

Kamparkab- “Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan  pondasi atau landasan awal untuk anak mengikuti pendidikan, Jika Pondasi sudah Kuat, pasti suatu bangunan akan kuat”, begitu juga dengan pendidikan, jika pendidikan awalnya sudah mantap, kedepan pendidikan anak juga baik.

Hal ini diungkapkan Bunda PAUD Kabupaten Kampar Hj.Eva Yuliana ketika memberikan sambutan pada acara sosialisasi Kurikulum 2013 bunda PAUD di Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu, Rabu (4/5) yang diikuti oleh pengajar/guru PAUD sekabupaten Kampar. 

Dirinya juga mengharapkan sepulang dari acara sosialisasi ini bunda PAUD dapat menyampaikan informasi ini kepada Bunda PAUD yang belum berkesempatan mengikuti acara ini, Karena hal ini penting, penyampaian ilmu harus kita berikan kepada teman bunda PAUD yang lain. 

Selain sosialisasi sesama Bunda PAUD bisa saling mengenal dan berbagi informasi dan ilmu kepada Bunda PAUD dari Kecamatan lain, maknanya Sosialisasi ini juga merupakan ajang berbaur dan saling mengenal bunda-bunda PAUD di Kecamatan lainnya ungkap Eva Yuliana. 

Sosialisasi kurikulum 2013, hendaknya bermanfaat untuk Kecamatan masing-masing dalam membangun pondasi awal pendidikan Anak Usia Dini di Kecamatan. Bunda adalah corong pendidikan masa depan, karena ditangan bundalah mutu  pendidikan untuk mencetak generasi emas ungkapnya.

Dikatakan Eva Yuliana tujuan pemerintah pusat menciptakan program 1 Desa 1 PAUD adalah untuk menambah pemerataan pendidikan hingga ke desa dimana PAUD merupakan pondasi awal pendidikan anak.

Eva Yuliana juga mengatakan Program Pengembangan satu desa satu PAUD adalah program nasional yaitu dari direktorat Pembinaan PAUD Kementerian Pendididikan dan Kebudayaan yang harus dilakukan oleh seluruh provinsi di Indonesia.

Untuk mencapai perjanjian Negara Indonesia dengan dunia melalui kesepakatan MDG’s dimana tahun 2015 dunia sepakat bahwa anak usia 0-6 tahun telah mendapatkan layanan pendidikan usia dini melalui lembaga pendidikan formal dan nonformal serta diharapkan Indonesia dapat mencapai 75 persen anak yang terlayani dengan PAUD.

Ibaratnya kalau pondasi sebuah rumah sudah kuat maka sekuat apapun goncangan, rumah itu akan kokoh. Dengan adanya PAUD artinya kita menciptakan generasi emas yang tangguh sebagai pengganti kita nantinya.

Ditambahkan Eva, termasuk manfaat PAUD adalah meningkatkan Sumber daya manusia sehingga anak didik dapat cerdas, pintar dalam menyikapi lingkungannya. 

Dijelaskannya, bunda PAUD adalah tokoh sentral dalam `gerakan sumbangan pemikiran , sosialisasi, dan pergerakan pelaksanaan PAUD, juga sebagai pendorong visi dan misi pembinaan PAUD di setiap wilayah yang menyangkut ketersediaan, keterjangkauan, kualitas/mutu, kesetaraan dan kepastian memperoleh layanan PAUD serta pelindung atau pengayom dalam penyelenggaraan PAUD. 

Kemudian kepada Bunda PAUD kecamatan dan desa, Eva Yuliana mengharapkan agar memahami informasi-informasi yang perlu guna pengembangan PAUD lebih lanjut, melaksanakan sosialisasi program PAUD pada pertemuan organisasi-organisasi baik itu PKK maupun majelis taklim dan mewujudkan pendataan PAUD yang lengkap di setiap Kecamatan dan desa serta mewujudkan PAUD berkualitas di seluruh desa. 

Bunda PAUD juga harus mengetahui dan memahami Program pemerintah Daerah, seperti Program Lima Pilar Pembangunan Kabupaten Kampar, dan program yang terbarukan adalah Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi (RTMPE).(kamparkab/003)

Berita Terkait