post image

Produksi TBS Masih Rendah

Kamparkab-Produksi Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit di Kabupaten Kampar pada umumnya masih rendah. Kondisi tersebut seperti yang dialami oleh para petani sawit di Petapahan Kecamatan Tapung.

Demikian disampaikan Tokoh Masyarakat Petapahan Abdul Cholil yang juga petani sawit Jumat (17/6) ketika berbincang tentang perkembangan harga TBS di wilayah Desa Petapahan.

Abdul Cholil mengatakan bahwa produksi TBS sangat merosot tajam, dan diduga salah satunya sebagai dampak dari kabut asap beberapa bulan yang lalu. “Pada masa kabut asap yang cukup lama rentang waktunya beberapa bulan lalu, bunga-bunga kelapa sawit banyak berguguran dan tidak seberapa yang menjadi buah,’’ucapnya.

Di samping itu, setelah musim kabut asap itu bila ada yang berbuah, sebagian besar hampa dan beratnya tidak memadai. “Sekarang memang luar biasa parah trek buah, hari ini (kemarin, red) ada masyarakat yang memiliki kebun sawit 5 hektare, hanya panen 900 kilogram. Saya baru-baru ini panen hanya dapat 510 kilogram di kebun seluas empat  hektare,’’tutur Kholil.

Kalau masalah harga, masih dalam kondisi baik, yaitu Rp1400 sampai Rp1500 per kilogramnya. Bagi para petani yang memiliki modal untuk melakukan pemupukan, dapat berharap ke depan ada peningkatan produksi. Namun, bagi yang tidak memiliki modal, masih akan merasakan produksi yang rendah.(kamparkab/013)

Berita Terkait