post image

Mahasiswa KKN UIN Suska Gelar Festival Budaya Dan Pariwisata Di Candi Muara Takus

XIII Koto Kampar - Kawasan Candi Muara Takus tak seperti hari biasanya. Kali ini kawasan tersebut ramai dikunjungi oleh para wisatawan dan juga tamu undangan.
 
Dimana keramaian tersebut terlihat disaat digearnya acara Festival Budaya dan Pariwisata yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKN UIN Suska di objek wisata cagar budaya Candi Muara Takus  Kecamatan XIII Koto Kampar Kab. Kampar beberapa harinyang lalu.
 
Tampak hadir pada acara tetsebut Danramil Xlll Koto Kampar, akademisi, tokoh masyarakat, kelompok Sadar Wisata GULAMO, dan Masyarakat XIII Koto Kampar.
 
Dimana Dr Fitra salah seorang pemuda Kampar menyampaikan bahwa yang ditampilkan dalam acara Festival tersebut dalah makanan khas seperti luo, gulai lingkitang, sate kerang ikan Dalai Moran, kue jalo, stic jengkol, katupek Sri Kayo, buajik, dan dendeng jantung pisang.
 
Sedangkan budaya dan potensi pariwisata yang ada di tiap desa telah disusun dalam bentuk video yang kemudian ditampilkan oleh setiap desa. Diantaranya wisata ulu kasok, air terjun Pulo Simon, air terjun Gulamo, Cilakio yang lagi ngetren yang banyak orang bilang seperti grand canyon yang ada di Amerika, air terjun Hilang, serta candi muara.ï
 
Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Muara Takus, Bapak H.Man Sadri, yang menyampaikan pesan-pesan kepada pemuda agar bisa mengayomi pengunjung yang akan datang karena para wisatawan yang datang mencari kedamaian dan kepuasan. Juga menegaskan tidak ada pungli sehingga wisatawan berkenan berkunjung kembali dan hal ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.
 
Sementara itu, dosen pembimbing mahasiswa KKN UIN Suska, Fitra, menyampaikan terimakasih yang tak terhingga kepada semua kalangan sehingga Festival kali ini ramai dikunjungi masyarakat dan wisatawan. Tujuan dari acara Festival ini adalah untuk mempublikasikan dan menggali potensi budaya dan pariwisata serta makanan khas yang ada di Kecamatan XIII Koto Kampar.
 
Acara ini sangat menarik karena seluruh pengunjung dihibur dengan orgen tunggal yang berkolaborasi dengan kesenian calempong Khas Kabupaten Kampar.
Berita Terkait